Notification

×

PSE

PDAM

Iklan 1

Berita hari ini, Informasi Untuk Masa Depan

Iklan

Translate

PSE

Ucapan Kaltara

Iklan1

Iklan

Translate

Polri Ungkap Indonesia Jadi Basis Baru Sindikat Online Scam Internasional

Jumat, 08 Mei 2026 | 9:17:00 PM WIB Last Updated 2026-05-08T13:22:04Z

MEDIAINDONESIA.ASIA, JAKARTA - Pengungkapan 210 warga negara asing (WNA) di Batam membuka dugaan Indonesia mulai menjadi basis baru operasi sindikat penipuan daring atau online scam Asia Tenggara. Aparat menilai para pelaku kejahatan siber internasional mulai berpindah setelah sejumlah negara di kawasan memperketat pengawasan.

Sekretaris NCB Interpol Indonesia Divhubinter Polri, Untung Widyatmoko menyebut pengungkapan praktik online scam di Apartemen Baloi View, Batam bukan kasus tunggal. Menurut dia, pola serupa sebelumnya juga ditemukan di sejumlah daerah lain di Indonesia.

“Fenomena ini menunjukkan adanya pola pergeseran. Bubaran scammer dari Kamboja, Myanmar, Laos, dan Vietnam akhirnya menyebar juga ke Indonesia sebagai destinasi baru,” kata Untung di aula Kantor Imigrasi Batam, Jumat (8/5/2026).

Dia mengungkapkan, Direktorat Jenderal Imigrasi bersama kepolisian sebelumnya telah melakukan pengungkapan kasus serupa di Bali, Surabaya, Surakarta, Yogyakarta, Bogor, hingga Sukabumi. Bahkan, aparat kembali mendapatkan informasi adanya penangkapan ratusan WNA lain di Jakarta pada hari yang sama.


“Kami juga mendengar informasi terakhir terjadi penangkapan di Jakarta sebanyak sekitar 300 WNA,” ujarnya.

Menurut Untung, kondisi tersebut menjadi alarm serius bagi Indonesia. Aparat tidak ingin Indonesia berubah menjadi “safe haven” atau tempat aman bagi pelaku kejahatan siber internasional yang terus mencari celah operasi baru di kawasan Asia Tenggara.

“Indonesia tidak mau menjadi safe haven untuk para scammer ini,” tegasnya.

Pengungkapan 210 WNA di Batam disebut merupakan hasil sinergi Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan bersama Kepolisian Daerah Kepulauan Riau serta dukungan Divhubinter Polri melalui NCB Interpol Indonesia.

Aparat menilai keberhasilan operasi tersebut memperlihatkan meningkatnya kemampuan penegak hukum Indonesia dalam memetakan persebaran jaringan kejahatan siber lintas negara.

Laporan : Mintra

Editor : Lisa

Wartawan MEDIA INDONESIA ASIA setiap bertugas selalu dilengkapi dengan KTA dan SURAT TUGAS, Jika ada yang mengaku Wartawan MEDIA INDONESIA ASIA tanpa di lengkapi dengan KTA Pers dan SURAT TUGAS segera Laporkan  Ke Pihak Berwajib atau langsung hubungi Redaksi Klik di sini

----------------------------------------------------------------------------------------------------

TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update
close
" " PT. MEDIA PERS INDONESIA " "