Notification

×

PSE

Iklan 1

Berita hari ini, Informasi Untuk Masa Depan

PDAM

Iklan

Translate

iklan kosong

Iklan tiga gambar

Ucapan Kaltara

Iklan1

.........

Translate

Takbiran Pakai Sound Horeg di Jepara Bikin Kaca Pecah dan Plafon Rumah Ambrol

Kamis, 28 Mei 2026 | 4:25:00 PM WIB Last Updated 2026-05-28T08:25:18Z

MEDIAINDONESIA.ASIA, JATENG - Takbiran dengan menggunakan sound horeg berdaya getaran tinggi merusak sejumlah rumah di Desa Bandungrejo, Kecamatan Kalinyamatan, Jepara, Jawa Tengah pada Selasa (26/5/2026) malam.

Salah satu rumah warga dilaporkan ambrol karena tak kuat menahan getaran sound horeg yang berkonvoi keliling kampung. Rumah warga di Desa Bandungrejo ini, kaca jendela depan pecah berkeping keping.

Selain itu, plafon ruang tamu dan bangunan rumah lainnya jebol. Dampak rusaknya sebuah rumah akibat getaran yang ditimbulkan sound horeg menjadi viral di media sosial.

Peristiwa ini viral di media sosial setelah video kondisi rumah yang rusak beredar luas. Dalam video tersebut terlihat kerusakan pada bagian jendela dan plafon rumah diduga akibat kuatnya getaran sound system berukuran besar yang digunakan dalam festival takbir keliling menyambut Idul Adha 2026.

Kasi Humas Polres Jepara AKP Dwi Prayitna membenarkan adanya kejadian tersebut. Menurut dia, insiden terjadi saat rangkaian takbir keliling warga Desa Bandungrejo berlangsung.



“Iya benar, ada rumah warga yang rusak saat rangkaian acara takbir keliling,” ujar Dwi saat dikonfirmasi, Rabu (27/5/2026).

Dwi mengatakan kerusakan parah terjadi pada satu rumah warga. Dampaknya meliputi kaca jendela pecah dan plafon rumah rusak akibat getaran keras sound horeg.

Panitia Siap Tanggung Jawab

Meski sempat viral dan menyita perhatian publik, situasi disebut sudah kondusif. Panitia penyelenggara festival takbiran juga telah bertanggung jawab dan sepakat mengganti seluruh kerusakan rumah warga.

“Panitia sudah sepakat mengganti kerusakan rumah warga. Jadi sebenarnya tidak ada masalah karena sudah ada kesepakatan antara panitia dan warga,” katanya.

Peristiwa ini menjadi pengingat agar penggunaan sound system berdaya besar dalam kegiatan masyarakat tetap memperhatikan faktor keselamatan, terutama di kawasan permukiman. Koordinasi dan antisipasi risiko dinilai penting agar kejadian serupa tidak terulang.

Laporan : Wati

Editor : Lisa

Wartawan MEDIA INDONESIA ASIA setiap bertugas selalu dilengkapi dengan KTA dan SURAT TUGAS, Jika ada yang mengaku Wartawan MEDIA INDONESIA ASIA tanpa di lengkapi dengan KTA Pers dan SURAT TUGAS segera Laporkan  Ke Pihak Berwajib atau langsung hubungi Redaksi Klik di sini

----------------------------------------------------------------------------------------------------

TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update
close
" " PT. MEDIA PERS INDONESIA " "