Notification

×

PSE

Iklan 1

Berita hari ini, Informasi Untuk Masa Depan

PDAM

Iklan

Translate

PSE

Iklan tiga gambar

Ucapan Kaltara

Iklan1

.........

Translate

BAZNAS Kota Tangerang, Gelar Public Expose 2026 Sebagai Bentuk Transparansi Pengelolaan Zakat, Infak Dan Sedekah

Kamis, 23 Juli 2026 | 7:34:00 AM WIB Last Updated 2026-07-22T23:47:22Z

MEDIAINDONESIA.ASIA, TANGERANG - Badan Amil Zakat Nasional ( BAZNAS ) Kota Tangerang menggelar kegiatan Public Expose Tahun 2026 yang di adakan di gedung MUI Kota Tangerang, pada Rabu ( 22/7/2026 ). Kegiatan ini menjadi bentuk transparansi dan akuntabilitas BAZNAS Kota Tangerang kepada publik terkait pengelolaan dana zakat, infak, dan sedekah selama 1 semester.

Hadir dalam acara tersebut, Ketua BAZNAS Propinsi Banten, Komisioner BAZNAS Kota Tangerang, Ketua MUI Kota Tangerang, Kemenag Kota Tangerang, perwakilan Forkopimda, tokoh agama, mitra UPZ, dan para mustahik serta tamu undangan lainnya.

Wakil Ketua BAZNAS Kota Tangerang Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan  Bidang Administrasi, SDM dan Umum, Drs. Danni Budianto S. MCL,  mengatakan, " Alhamdulillah, public expose ini dapat terlaksana dengan baik dan lancar. Ini bukti komitmen kami untuk terbuka kepada umat. Zakat yang dititipkan masyarakat harus dikelola secara profesional dan tepat sasaran ", tutur Danni Budianto.

Dijelaskan oleh Danni Budianto, " capaian tersebut merupakan hasil dari target kinerja yang telah ditetapkan melalui rapat koordinasi BAZNAS tingkat provinsi maupun nasional.

Menurut Danni Budianto, target tersebut menjadi instrumen untuk mendorong peningkatan kinerja seluruh unit organisasi BAZNAS Kota Tangerang. Tren penghimpunan zakat di Kota Tangerang terus meningkat sejak kepengurusan periode 2022-2027. Pada 2021, penerimaan zakat, infak, dan sedekah tercatat sekitar Rp. 6,1 miliar. Angka itu meningkat menjadi Rp. 7,6 miliar pada 2022, melonjak menjadi Rp.17,8 miliar pada 2023, kemudian Rp. 18,1 miliar pada 2024, dan mencapai Rp. 22,1 miliar pada 2025. Tahun ini, BAZNAS menargetkan penghimpunan sebesar Rp. 23,7 miliar. Sementara dari sisi penyaluran, dana zakat yang disalurkan juga mengalami peningkatan. Pada 2025, nilai penyaluran mencapai Rp.17,02 miliar setelah sebelumnya berada di kisaran Rp.17,4 miliar pada 2024.

Ditambahkan oleh Danni Budianto, mulai 2026 pengelolaan zakat juga mendapat penguatan melalui integrasi Indeks Zakat Nasional (IZN) ke dalam Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD) Kementerian Dalam Negeri oleh Bappenas. Integrasi tersebut memungkinkan data zakat digunakan sebagai salah satu indikator hasil pembangunan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).



“Hasil pengukuran IZN yang dipublikasikan pada Maret 2026 menunjukkan Kota Tangerang memperoleh skor 8,7 dengan kategori sustainable. Nilai ini menjadi yang tertinggi di Provinsi Banten dan peringkat kedua secara nasional ", tutur Danni Budianto usai acara.

Selain penghimpunan yang tercatat dalam neraca (on balance sheet) sebesar Rp.16,5 miliar, BAZNAS Kota Tangerang juga membukukan penghimpunan di luar neraca (off balance sheet) sebesar Rp.251,3 miliar atau melampaui target Rp.250 miliar yang ditetapkan BAZNAS Provinsi Banten dan BAZNAS RI.

Dari total penghimpunan dalam neraca, zakat fitrah menjadi penyumbang terbesar dengan nilai Rp.7,8 miliar, disusul zakat aparatur sipil negara (ASN) Rp.2,2 miliar dan zakat non-ASN Rp.1,1 miliar.

Sementara penerimaan infak mencapai Rp3,9 miliar, yang sebagian besar berasal dari infak kemanusiaan untuk Palestina dan bantuan bencana di Sumatra senilai sekitar Rp2,4 miliar.

Pada Semester I 2026, rasio efektivitas penyaluran atau Allocation to Collection Ratio (ACR) BAZNAS Kota Tangerang mencapai 89,9 persen, melampaui standar kategori baik yang berada di atas 80 persen. Total dana yang telah disalurkan mencapai Rp14,9 miliar kepada 35.987 mustahik melalui program pendidikan, kesehatan, ekonomi, dakwah, dan kemanusiaan.

Dari sisi tata kelola, BAZNAS Kota Tangerang kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas laporan keuangannya. Lembaga tersebut juga berhasil mempertahankan sertifikasi Sistem Manajemen Mutu ISO 9001:2015, sementara seluruh amil tetap telah mengantongi sertifikat kompetensi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). 

Sepanjang 2025, BAZNAS Kota Tangerang juga memperoleh tujuh penghargaan dari BAZNAS RI dalam Rapat Koordinasi Nasional sebagai bentuk apresiasi atas kinerja pengelolaan zakat.

Pada inti sambutannya, Ketua BAZNAS Provinsi Banten, Prof. Dr. H. Wawan Wahyuddin, memberikan apresiasi terhadap capaian tersebut. Menurutnya, peningkatan kinerja BAZNAS Kota Tangerang merupakan prestasi yang patut diapresiasi, terlebih di tengah kehidupan perkotaan yang dinilai semakin konsumtif.

“ Capaian ini luar biasa. Kota Tangerang mampu meningkatkan semangat masyarakat untuk berzakat. Nilai Indeks Zakat Nasional yang menjadi tertinggi di Banten dan kedua secara nasional menunjukkan lompatan prestasi yang sangat baik ", tutur nya.

Laporan : Soleh

Editor : Lisa

Wartawan MEDIA INDONESIA ASIA setiap bertugas selalu dilengkapi dengan KTA dan SURAT TUGAS, Jika ada yang mengaku Wartawan MEDIA INDONESIA ASIA tanpa di lengkapi dengan KTA Pers dan SURAT TUGAS segera Laporkan  Ke Pihak Berwajib atau langsung hubungi Redaksi Klik di sini

----------------------------------------------------------------------------------------------------

TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update
close
" " PT. MEDIA PERS INDONESIA " "