Notification

×

PSE

Iklan 1

Berita hari ini, Informasi Untuk Masa Depan

PDAM

Iklan

Translate

PSE

Iklan tiga gambar

Ucapan Kaltara

Iklan1

.........

Translate

Keracunan MBG di Sukabumi, Dinkes Temukan Susu Expired

Kamis, 30 Juli 2026 | 6:27:00 PM WIB Last Updated 2026-07-30T10:27:30Z

MEDIAINDONESIA.ASIA, SUKABUMI - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sukabumi mengungkap dua temuan mengejutkan terkait insiden dugaan keracunan massal program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SDN Bojong Koneng, Cibadak. Selain menemukan produk susu kadaluarsa, Dinkes juga menyoroti ketiadaan laporan awal dari pihak penyedia makanan maupun faskes swasta.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sukabumi, Masykur Alawi, mencatat sebanyak 39 siswa terdampak akibat peristiwa yang terjadi pada Selasa (28/7/2026) tersebut.

"Data update terakhir dari Puskesmas mencatat ada 39 siswa yang terdampak. Mayoritas beristirahat di rumah dengan kondisi stabil," ujar Masykur Alawi saat dikonfirmasi, Rabu (29/7/2026).

Satu siswa yang sempat dirujuk ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Sekarwangi Cibadak juga telah dipulangkan setelah mendapat penanganan medis.

"Satu anak yang sempat ditangani di IGD RSUD Sekarwangi juga sudah diperbolehkan pulang usai diberikan obat," lanjut Masykur.

Insiden bermula saat makanan MBG dibagikan pada pukul 08.30 WIB dan dikonsumsi pukul 09.00 WIB. Hanya berselang 40 menit, puluhan murid mulai merasakan mual hingga pusing.



Temuan pertama Dinkes berkaitan dengan lambatnya informasi darurat. Pihak Dapur Nazran SPPG Cibadak 02 dan bidan swasta yang menangani korban di awal kejadian diketahui tidak langsung memberi laporan resmi ke Puskesmas.

"Awalnya tidak ada laporan resmi dari pihak SPPG ke Puskesmas. Korban sempat dibawa ke bidan swasta terdekat," tegas Masykur.

Temuan kedua terungkap saat Tim Reaksi Cepat (TRC) Dinkes melakukan inspeksi sanitasi langsung ke dapur penyedia MBG.

Di lokasi tersebut, petugas menemukan produk susu yang telah melampaui tanggal kedaluwarsa.

"Hasil survei lapangan menemukan adanya produk susu yang expired. Meski indikasi awal mengarah ke sana, kami belum bisa menyimpulkan secara pasti sebelum hasil uji laboratorium keluar," jelas dia.

Saat ini, seluruh sampel menu makanan dan minuman pada hari kejadian telah diamankan untuk diuji secara komprehensif di laboratorium.

Laporan : Suryana

Editor : Lisa

Wartawan MEDIA INDONESIA ASIA setiap bertugas selalu dilengkapi dengan KTA dan SURAT TUGAS, Jika ada yang mengaku Wartawan MEDIA INDONESIA ASIA tanpa di lengkapi dengan KTA Pers dan SURAT TUGAS segera Laporkan  Ke Pihak Berwajib atau langsung hubungi Redaksi Klik di sini


----------------------------------------------------------------------------------------------------

TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update
close
" " PT. MEDIA PERS INDONESIA " "