Notification

×

PSE

Iklan 1

Berita hari ini, Informasi Untuk Masa Depan

PDAM

Iklan

Translate

PSE

Iklan tiga gambar

Ucapan Kaltara

Iklan1

.........

Translate

Tebing Tambang Emas Ilegal di Sukabumi Longsor, 1 Warga Tewas

Jumat, 24 Juli 2026 | 12:35:00 PM WIB Last Updated 2026-07-24T04:35:00Z

MEDIAINDONESIA.ASIA, SUKABUMI - Nasib nahas menimpa warga Kampung Parakantiga, Desa Neglasari, Kecamatan Lengkong, Kabupaten Sukabumi. Aktivitas penambangan emas ilegal di kawasan Sungai Leuwi Loa Cikaso berujung maut setelah tebing di lokasi tersebut mendadak longsor, Kamis (23/7/2026).

Peristiwa musibah tersebut terjadi saat sejumlah warga sedang mendulang emas secara tradisional di area bawah tebing sejak pagi hari.

Kapolsek Lengkong AKP Awan Ridwan menjelaskan, material tanah dari atas tebing runtuh persis saat para penambang hendak mengakhiri kegiatan mereka.

"Kejadian bermula saat warga mendulang emas secara manual sejak pagi hari di tepi tebing sungai," ujar AKP Awan Ridwan.

"Nahas, saat bersiap pulang sekitar pukul 12.00 WIB, tebing bagian atas mendadak longsor," lanjutnya.

Longsoran material tanah tersebut langsung menimbun penambang yang masih berada di lokasi. Warga sekitar yang melihat kejadian tersebut segera melakukan pertolongan darurat.



Kasi Humas Polres Sukabumi Iptu Ilham Sapta Permadi mengonfirmasi bahwa penanganan medis dan evakuasi langsung dilakukan terhadap para korban.

"Satu korban berinisial I (60) meninggal dunia, sedangkan korban M (50) mengalami luka ringan," kata Iptu Ilham Sapta Permadi.

"Aktivitas penambangan ilegal ini sangat membahayakan jiwa. Kami minta warga segera menghentikannya," tambahnya.

Pihak kepolisian menegaskan bahwa lokasi tersebut sebenarnya sudah sering disosialisasikan sebagai area terlarang dan berbahaya bagi warga.

"Langkah pencegahan dan pemancangan spanduk larangan sudah kami lakukan sebelumnya di lokasi tersebut," jelas dia.

Saat ini, kepolisian telah menyelesaikan olah TKP di lokasi. Jenazah korban meninggal telah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan setelah keluarga menolak proses autopsi.

"Kami kembali mengingatkan masyarakat agar tidak lagi nekat menambang tanpa izin demi keselamatan bersama," sambung dia.

Laporan : Suryana

Editor : Lisa

Wartawan MEDIA INDONESIA ASIA setiap bertugas selalu dilengkapi dengan KTA dan SURAT TUGAS, Jika ada yang mengaku Wartawan MEDIA INDONESIA ASIA tanpa di lengkapi dengan KTA Pers dan SURAT TUGAS segera Laporkan  Ke Pihak Berwajib atau langsung hubungi Redaksi Klik di sini

----------------------------------------------------------------------------------------------------

TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update
close
" " PT. MEDIA PERS INDONESIA " "