MEDIAINDONESIA.ASIA, NAMLEA - Sosok kepemimpinan yang responsif dan dekat dengan rakyat kembali ditunjukkan oleh Komandan Kodim (Dandim) 1506/Namlea, Letkol Inf Heribertus Purwanto, S.I.P., M.I.P. Melalui komando dan aksi nyatanya, Kodim 1506/Namlea terus memperkuat komitmen membantu masyarakat di Kabupaten Buru dan Buru Selatan lewat program Bakti TNI AD untuk Rakyat.
Kegiatan sosial terpadu ini tidak hanya fokus pada pelayanan kesehatan gratis, sunatan massal, dan donor darah, tetapi juga menyasar percepatan pembangunan infrastruktur vital di kawasan pesisir hingga wilayah pedalaman. Dedikasi Letkol Inf Heribertus Purwanto dalam mengawal langsung program ini mendapat apresiasi hangat dari warga setempat yang merasakan dampak positifnya secara langsung.
Dandim menegaskan bahwa langkah cepat dan tepat ini merupakan bentuk implementasi arahan dari Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) serta Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.
"Kehadiran TNI di tengah masyarakat kami wujudkan melalui berbagai kegiatan fisik maupun nonfisik. Kami ingin memastikan dampak positifnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat yang membutuhkan," ujar Letkol Inf Heribertus Purwanto di Makodim Namlea. rabu, 12/8/2026
Pada sektor kesehatan, berkat kepemimpinan Dandim yang sigap membangun kolaborasi, Kodim 1506/Namlea berhasil menggandeng Dinas Kesehatan Kabupaten Buru untuk menyiagakan tenaga medis dan pasokan obat-obatan. Sebanyak 50 anak dari keluarga prasejahtera telah mengikuti program sunatan massal secara gratis. Sosialisasi dan pendataan peserta digerakkan secara masif oleh para Babinsa hingga ke pelosok desa.
Guna memperluas jangkauan manfaat, program sunatan massal dengan kuota tambahan 50 anak juga dijadwalkan akan segera menyasar wilayah Kabupaten Buru Selatan. Di samping itu, TNI turut memberikan sosialisasi mengenai fasilitas RSUD Namlea yang baru agar masyarakat siap memanfaatkan sarana kesehatan tersebut saat beroperasi penuh.
Di bidang pembangunan fisik, ketegasan dan kepedulian Dandim terlihat dari prioritas percepatan konektivitas antarwilayah. Dari enam jembatan beton yang dibangun, empat titik di antaranya telah rampung 100 persen, sementara dua titik sisanya sudah mencapai 90 persen dan ditargetkan tuntas pekan depan.
Pembangunan dua jembatan gantung di Kapi Air dan Namlea Ilat menjadi bukti nyata kegigihan prajurit di bawah arahan Letkol Inf Heribertus Purwanto. Meski dihadapkan pada tantangan geografis yang berat—di mana material harus diseberangkan menembus Teluk Namlea menggunakan perahu tradisional—pekerjaan tetap berjalan lancar berkat kemampuannya merangkul gotong royong warga setempat.
Selain akses jembatan, program Bakti TNI ini juga berhasil menghadirkan solusi kebutuhan dasar warga melalui pembuatan sumur bor, pembenahan jalan desa, serta perbaikan saluran irigasi pertanian.
Kerja keras dan kepedulian mendalam yang ditunjukkan Letkol Inf Heribertus Purwanto beserta jajarannya menjadi bukti nyata manunggalnya TNI dengan rakyat. Dandim berharap seluruh fasilitas publik yang telah dibangun dapat dijaga dan dirawat bersama oleh masyarakat agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.
Laporan : La Musa
Editor : Lisa
Wartawan MEDIA INDONESIA ASIA setiap bertugas selalu dilengkapi dengan KTA dan SURAT TUGAS, Jika ada yang mengaku Wartawan MEDIA INDONESIA ASIA tanpa di lengkapi dengan KTA Pers dan SURAT TUGAS segera Laporkan Ke Pihak Berwajib atau langsung hubungi Redaksi Klik di sini





