Notification

×

iklan 5 gambar

Iklan 1

Berita hari ini, Informasi Untuk Masa Depan

PDAM

Iklan

Translate

PSE

Iklan tiga gambar

Ucapan Kaltara

Suara anda

Iklan1

.........

Translate

Dugaan Intimidasi dan Permintaan Uang Jutaan Mencuat di Polsek Cilincing, Peran Dachi Dipertanyakan?

Jumat, 28 Agustus 2026 | 9:46:00 AM WIB Last Updated 2026-08-28T01:46:58Z

Kantor Polsek Cilincing Jl. Sungai Landak, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara. Foto. Mediaindonesia.asia
MEDIAINDONESIA.ASIA, JAKARTA - Kepulangan lima remaja yang sebelumnya diamankan di Polsek Cilincing, Jakarta Utara, menyisakan persoalan baru. Sejumlah orang tua mengaku diminta menyiapkan uang jutaan rupiah oleh seseorang bernama Dachi yang disebut mendampingi para remaja selama berada di kantor kepolisian. Jumat (28/08/2026). 

Tak hanya persoalan uang, keluarga juga mempertanyakan kapasitas Dachi sebagai penasihat hukum serta pola pendampingan yang dilakukan selama proses penanganan kelima remaja tersebut.

Lima remaja berinisial MR, ADK, MFS, MH, dan NAD sebelumnya diamankan di Polsek Cilincing pada Sabtu (22/8/2026) dini hari. Sehari kemudian, Minggu (23/8/2026), mereka kembali ke rumah masing-masing setelah dijemput oleh orang tua.

Namun, setelah kepulangan tersebut, muncul pengakuan dari pihak keluarga mengenai adanya dugaan permintaan uang serta perlakuan yang dinilai menekan.

Salah satu orang tua, yang meminta identitasnya dirahasiakan demi keamanan keluarga, mengaku diminta menyerahkan uang dalam jumlah jutaan rupiah agar anaknya dapat keluar dari Polsek Cilincing.

“Saya dibentak-bentak dan dipaksa untuk menyerahkan uang jutaan agar anak keluar dari Polsek,” ujar orang tua tersebut kepada wartawan.

Ia juga mengaku sejak awal tidak memahami secara jelas posisi Dachi dalam proses pendampingan tersebut. Menurutnya, keberadaan Dachi di dalam ruangan serta komunikasi yang lebih banyak dilakukan melalui dirinya membuat keluarga sempat mengira bahwa yang bersangkutan merupakan bagian dari kepolisian.

“Saya kira di awal Dachi itu polisi, Bang, soalnya di ruangan hanya ada dia dan seluruh urusan hanya melalui dia. Bahkan kami mau bertanya ke polisi, dia marah-marah,” ungkapnya.

Dachi Akui Mendampingi Lima Remaja 

Sebelumnya, Dachi membenarkan bahwa dirinya mendampingi kelima remaja tersebut selama berada di Polsek Cilincing.

“Iya, saya yang mendampingi, Bang. Kebetulan saya ada perkara dan kebetulan anak-anak itu harus didampingi. Ya sudah, saya berkenan saja,” ujar Dachi kepada awak media melalui sambungan whatssAp, Senin (24/8/2026).



Namun, ketika ditanya mengenai dasar penunjukannya sebagai penasihat hukum, termasuk apakah terdapat surat kuasa dari keluarga, Dachi belum memberikan penjelasan secara rinci. Hal serupa terjadi ketika dirinya dikonfirmasi mengenai uang jutaan rupiah yang disebut diminta kepada pihak keluarga. Dachi tidak menjelaskan secara spesifik mengenai jumlah, tujuan, maupun dasar pembayaran tersebut.

“Jadi begini abangku, namanya juga wajar abang bertanya. Cuma pertanyaan ini bukan saya tidak mau jawab. Ini juga sudah termasuk ke dapur saya. Namanya saya penasihat hukum, kalau ngomongin terkait itu bukan hal yang kaku, dan saya dilindungi untuk itu, kecuali saya polisi,” kata Dachi dalam konfirmasi sebelumnya.

Pernyataan tersebut belum memberikan gambaran secara jelas mengenai apakah uang yang diminta merupakan honor jasa hukum, biaya operasional, atau pembayaran untuk keperluan lainnya. Karena itu, dasar dan peruntukan uang tersebut masih memerlukan klarifikasi dari pihak yang bersangkutan.

Polisi: Penanganan Sesuai SOP

Sementara itu, Polsek Cilincing menyatakan proses penanganan terhadap kelima remaja tersebut telah dilakukan sesuai SOP. 

Aipda Coko Handoko, S.H., selaku Humas Polsek Cilincing, mengatakan pihaknya telah meminta penjelasan kepada unsur yang menangani perkara tersebut.

“Saya sudah tanyakan langsung Kanitnya, Bang. Kata beliau sudah sesuai SOP,” ujar Coko kepada awak media, Rabu (26/8/2026).

Namun, saat ditanya mengenai status Dachi sebagai penasihat hukum atau kuasa hukum yang mendampingi kelima remaja tersebut, Coko mengaku tidak mengetahui secara pasti mengenai dasar penunjukannya.

“Soal penunjukan kuasa hukum atau pemberian kuasa, silakan ditanyakan langsung ke Dachi-nya ya, Bang,” katanya.

Pernyataan tersebut membuat persoalan mengenai kapasitas Dachi sebagai pihak yang mendampingi para remaja masih membutuhkan penjelasan lebih lanjut.

Status Kuasa Hukum dan Dugaan Permintaan Uang Dipertanyakan

Bagi keluarga, persoalan tersebut bukan sekadar mengenai keberadaan uang, tetapi juga menyangkut kejelasan hubungan hukum antara pendamping dengan pihak yang didampingi.

Apabila Dachi benar bertindak sebagai kuasa hukum, keluarga mempertanyakan dasar pemberian kuasa, termasuk keberadaan surat kuasa serta bentuk jasa hukum yang diberikan kepada para remaja.

Begitu pula mengenai uang yang disebut diminta kepada orang tua. Jika pembayaran tersebut merupakan honor jasa hukum, perlu ada kejelasan mengenai besaran, kesepakatan, serta peruntukannya.

Sebaliknya, apabila uang tersebut dikaitkan dengan proses di kepolisian, persoalan itu tentu membutuhkan penjelasan yang lebih terang agar tidak menimbulkan persepsi bahwa pembayaran tertentu menjadi syarat bagi kepulangan atau pembebasan para remaja.

Dengan demikian, terdapat dua hal yang masih menjadi sorotan, yakni dugaan permintaan uang kepada keluarga serta kejelasan kapasitas Dachi dalam memberikan pendampingan hukum.

Konfirmasi lanjutan kepada Dachi terkait status sebagai kuasa hukum, dasar pendampingan, rincian uang yang disebut diminta, serta tudingan adanya perlakuan intimidatif telah dilakukan. Namun, hingga berita ini diterbitkan, belum diperoleh penjelasan lebih lanjut dari yang bersangkutan.

Liputan : Tim/Ode

Editor : Riska

Wartawan MEDIA INDONESIA ASIA setiap bertugas selalu dilengkapi dengan KTA dan SURAT TUGAS, Jika ada yang mengaku Wartawan MEDIA INDONESIA ASIA tanpa di lengkapi dengan KTA Pers dan SURAT TUGAS segera Laporkan  Ke Pihak Berwajib atau langsung hubungi Redaksi Klik di sini 

----------------------------------------------------------------------------------------------------

TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update
close
" " PT. MEDIA PERS INDONESIA " "