Notification

×

iklan 5 gambar

Iklan 1

Berita hari ini, Informasi Untuk Masa Depan

PDAM

Iklan

Translate

PSE

Iklan tiga gambar

Ucapan Kaltara

PELNI

Iklan1

.........

Translate

Lapas Banyuwangi Gagalkan Penyelundupan Sabu yang Disembunyikan di Organ Vital

Jumat, 21 Agustus 2026 | 5:38:00 PM WIB Last Updated 2026-08-21T09:38:26Z

MEDIAINDONESIA.ASIA, BANYUWANGI - Petugas Lapas Kelas IIA Banyuwangi menggagalkan upaya penyelundupan narkoba yang dilakukan seorang perempuan berinisial PW saat hendak mengunjungi suaminya, DI, narapidana di lapas tersebut, Kamis (20/8/2026).

PW kedapatan membawa lima klip plastik berisi serbuk kristal putih yang diduga sabu-sabu dan empat klip plastik berisi obat-obatan terlarang. Barang tersebut disembunyikan di dalam organ vital tubuhnya.

Aksi PW terungkap saat petugas sipir wanita melakukan penggeledahan badan sebelum kunjungan. Petugas mencurigai adanya sesuatu setelah merasakan tali saat memeriksa bagian tubuh PW.

Tali tersebut ternyata terhubung dengan bungkusan berisi barang yang diduga narkoba.

Kalapas Banyuwangi Solichin membenarkan penemuan tersebut. Menurut dia, PW membawa barang terlarang itu atas suruhan suaminya.

"Barang bukti yang berhasil diamankan di antaranya, 5 klip plastik berisi serbuk kristal putih diduga sabu-sabu, 4 klip plastik berisi obat-obatan terlarang/ilegal," ujar Solichin, Jumat (21/8/2026).



Kasus tersebut menjadi perhatian karena modus penyelundupan dengan cara serupa disebut telah terjadi dua kali di Lapas Banyuwangi. Pihak lapas menilai pengulangan modus menunjukkan adanya upaya memanfaatkan celah dalam proses pemeriksaan.

Tempatkan di Sel Pengasingan

Setelah penangkapan, PW bersama barang bukti diserahkan kepada Satreskoba Polresta Banyuwangi untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

Sementara itu, DI langsung ditempatkan di sel pengasingan (strafcell) untuk menjalani pemeriksaan internal terkait dugaan keterlibatannya dalam penyelundupan tersebut.

"Kami berkomitmen tanpa toleransi terhadap segala bentuk penyelundupan narkoba di lingkungan lembaga pemasyarakatan," tegas Solichin.

Laporan : Int

Editor : Riska

Wartawan MEDIA INDONESIA ASIA setiap bertugas selalu dilengkapi dengan KTA dan SURAT TUGAS, Jika ada yang mengaku Wartawan MEDIA INDONESIA ASIA tanpa di lengkapi dengan KTA Pers dan SURAT TUGAS segera Laporkan  Ke Pihak Berwajib atau langsung hubungi Redaksi Klik di sini 

 

----------------------------------------------------------------------------------------------------

TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update
close
" " PT. MEDIA PERS INDONESIA " "