MEDIAINDONESIA.ASIA, BURU - Sinergi TNI bersama rakyat kembali diwujudkan melalui karya nyata di lapangan. Personel gabungan Satgas Karya Bakti TNI Kodim 1506/Namlea bersama Yonif TP 821/Satria Bupolo mulai melakukan tahapan persiapan pembangunan jembatan gantung di Desa Namlea Ilath, Kecamatan Batabual, Kabupaten Buru, Rabu (19/8/2026). Siaran Pers Humas Kodim 1506 / Namlea menyebutkan,
Pembangunan jembatan gantung tersebut menjadi salah satu infrastruktur yang sangat dinantikan masyarakat setempat. Kehadiran jembatan nantinya diharapkan dapat memperlancar mobilitas warga sekaligus mempermudah pengangkutan dan distribusi hasil pertanian.
Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 16 personel gabungan diterjunkan ke lokasi. Mereka terdiri dari sembilan personel Kodim 1506/Namlea di bawah pimpinan Peltu Mintoyo dan tujuh personel Yonif TP 821/Satria Bupolo.
Tahapan pekerjaan diawali dengan perakitan rangka besi untuk tungku dudukan pile cap, pemotongan material besi sesuai kebutuhan teknis, serta penataan struktur berdasarkan arahan tim konstruksi.
Selain pekerjaan teknis, personel TNI bersama masyarakat juga bergotong royong mengangkut dan mendistribusikan material berupa pasir, batu, dan semen ke lokasi pembangunan.
Seluruh proses pengerjaan dilakukan secara teliti dengan tetap mengutamakan aspek keselamatan kerja. Hal tersebut dilakukan untuk memastikan setiap bagian konstruksi dapat terpasang dengan baik sehingga menghasilkan jembatan yang kokoh, aman, dan dapat digunakan masyarakat dalam jangka panjang.
Adapun sembilan personel Kodim 1506/Namlea yang bertugas yakni Peltu Mintoyo, Serma Lasamidu, Serka Ruslin Lahera, Serka Wasis Sudarsono, Serka Haris Wali, Serka Darman Wabula, Serka Syarifudin Buton, Serda Asran, dan Sertu Samsul Fanolong yang dalam keterangan tercatat izin.
Sementara tujuh personel Yonif TP 821/Satria Bupolo terdiri dari Serda Alif Fatana Dewa, Prada Faisal Umasugi, Prada Muhamad Iskandar Dinata, Prada Halek Riring, Prada Aras Tamher, Prada Gemilan Pipi, dan Prada Julkifli.
Pembangunan jembatan gantung ini diharapkan tidak hanya menjadi sarana penghubung bagi masyarakat Desa Namlea Ilath, tetapi juga memberikan dampak positif terhadap aktivitas ekonomi warga, khususnya dalam memperlancar akses menuju lahan pertanian dan distribusi hasil tani.
Kegiatan tersebut sekaligus menjadi gambaran nyata kemanunggalan TNI dan rakyat, di mana pembangunan dilakukan melalui kerja sama, gotong royong, serta semangat kebersamaan demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Laporan : La Musa
Editor : Lisa
Wartawan MEDIA INDONESIA ASIA setiap bertugas selalu dilengkapi dengan KTA dan SURAT TUGAS, Jika ada yang mengaku Wartawan MEDIA INDONESIA ASIA tanpa di lengkapi dengan KTA Pers dan SURAT TUGAS segera Laporkan Ke Pihak Berwajib atau langsung hubungi Redaksi Klik di sini





