Notification

×

Iklan

Translate

Iklan

Translate

Cari Ikan di Bekas Galian C Blimbingsari, Pemuda Songgon Tewas Tenggelam

Selasa, 10 Februari 2026 | 12:52:00 PM WIB Last Updated 2026-02-10T04:52:29Z

MEDIAINDONESIA.asia, JAWA TIMUR - Suasana sunyi di area bekas tambang galian C Desa Badean, Kecamatan Blimbingsari, berubah mencekam pada Senin dini hari (9/2/2026) kemarin. Seorang pemuda bernama Apris Oreza (24), asal Desa Songgon, ditemukan tewas mengenaskan setelah terjebak di dasar kolam saat mencari ikan.

​Kejadian bermula saat korban bersama dua rekannya berangkat dari rumah sekitar pukul 02.00 WIB dini hari. Berbekal senter kepala dan panah ikan, mereka berniat mencari ikan nila di kolam sedalam beberapa meter tersebut.

Setibanya di lokasi, ketiga pemuda ini langsung menyelam ke dalam air. Namun, setelah beberapa menit berselang, kedua rekan korban yang sudah berada di sisi seberang menyadari ada sesuatu yang tidak beres. Mereka melihat cahaya senter di tengah kolam dalam posisi diam dan tidak bergerak sama sekali.



Kapolsek Rogojampi Kompol Imron, menjelaskan bahwa kecurigaan rekan korban berbuah pahit. Saat didekati, Apris ditemukan sudah dalam kondisi tidak berdaya di bawah permukaan air.

​"Rekan korban sempat mencoba melakukan pertolongan darurat. Namun, upaya itu gagal total karena kaki korban terlilit erat oleh tanaman ganggang yang tumbuh subur di dasar kolam," ungkap Kompol Imron Selasa (10/2/2026).

​Lantaran kehabisan napas dan tenaga setelah mencoba melakukan evakuasi mandiri, rekan korban terpaksa menepi dan segera meminta bantuan warga sekitar serta pihak kepolisian.

​Pihak kepolisian yang tiba di lokasi langsung melakukan evakuasi jenazah dari dasar kolam galian C tersebut. Setelah proses identifikasi selesai, jenazah Apris langsung dibawa ke rumah duka di Songgon untuk dimakamkan.

​Hingga saat ini, pihak Kepolisian Sektor Rogojampi masih melakukan pendalaman lebih lanjut guna memastikan penyebab pasti kematian korban dengan mengumpulkan keterangan dari saksi mata serta mengamankan barang bukti di lokasi kejadian.

"Kita kumpulkan barang bukti dan meminta keterangan saksi untuk pendalaman lebih lanjut," pungkasnya.

Laporan : Int

Editor : Lisa

Wartawan MEDIA INDONESIA ASIA setiap bertugas selalu dilengkapi dengan KTA dan SURAT TUGAS, Jika ada yang mengaku Wartawan MEDIA INDONESIA ASIA tanpa di lengkapi dengan KTA Pers dan SURAT TUGAS segera Laporkan  Ke Pihak Berwajib atau langsung hubungi Redaksi Klik di sini


TRANDING MIA INDONESIA

TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update