Notification

×

Iklan

Translate

Iklan

Translate

Hovercraft Singapura-Batam Beroperasi Akhir 2026, Cuma 25 Menit

Sabtu, 07 Februari 2026 | 1:18:00 PM WIB Last Updated 2026-02-07T05:18:23Z

MEDIAINDONESIA.asia, BATAM Moda transportasi canggih Hovercraft AirFish yang melayani rute Singapura-Batam bakal beroperasi akhir 2026 ini. Disbudpar Batam menyebut, kehadiran AirFish dianggap mampu memperkuat daya tarik wisman ke Batam, khususnya bagi turis Singapura

"Ini sebenarnya sudah lama dibicarakan. Sekarang mulai mengerucut dan informasinya akan segera beroperasi. Dari sisi pariwisata, ini tentu sangat mendukung," kata Kepala Disbudpar Batam Ardiwinata, yang dikutip Sabtu (7/2/2026).

Ardiwinata juga mengatakan, pembahasan sudah berlangsung sejak sekitar 2020 antara Kementerian Perhubungan, Badan Pengusahaan (BP) Batam, dan pihak pemerintah kota, yang saat itu masih dikenal dengan konsep 'seaplane'.

Hovercraft AirFish dijadwalkan mulai beroperasi pada paruh kedua 2026, melayani rute Singapura-Batam dari Tanah Merah Ferry Terminal.

Layanan ini dijalankan oleh ST Engineering AirX, hasil kolaborasi ST Engineering dengan startup Singapura Peluca, bekerja sama dengan operator feri BatamFast.



Dengan kapasitas delapan penumpang dan dua kru, AirFish Voyager menawarkan waktu tempuh sekitar 25 menit, lebih cepat daripada feri konvensional, yang menempuh waktu sekitar 45 menit.

Ardiwinata menilai AirFish berpotensi menjadi amenitas sekaligus transportasi baru yang memperkuat aksesibilitas Batam.

"Yang perlu ditinjau mungkin dari sisi perizinan dan ketentuan internasional. Tapi secara prinsip, ini sangat baik untuk Batam. Akses adalah salah satu dari 5A pariwisata, dan ini menjawab kebutuhan itu," katanya.

Menurutnya, pembangunan infrastruktur pendukung relatif tidak rumit karena dermaga dapat memanfaatkan fasilitas yang sudah ada.

"Untuk dermaga bisa memakai yang sudah ada, jadi pembangunan tidak sulit," katanya.

Dirinya juga menambahkan, dengan waktu tempuh yang lebih singkat, Batam akan semakin kompetitif sebagai destinasi wisata dan tujuan bisnis.

"Kajian untuk ini pasti sudah ada. Dulu juga pernah ada uji coba dan Batam sangat layak untuk mengoperasikan ini. Ini menambah kekuatan Batam sebagai kota pariwisata," ungkap Ardiwinata.

Laporan : Subari

Editor : Lisa

Wartawan MEDIA INDONESIA ASIA setiap bertugas selalu dilengkapi dengan KTA dan SURAT TUGAS, Jika ada yang mengaku Wartawan MEDIA INDONESIA ASIA tanpa di lengkapi dengan KTA Pers dan SURAT TUGAS segera Laporkan  Ke Pihak Berwajib atau langsung hubungi Redaksi Klik di sini

TRANDING MIA INDONESIA

TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update