MEDIAINDONESIA.asia, BOGOR - Seorang murid SMK berusia 16 tahun berinisial MY tiba-tiba melompat dan hilang di Sungai Cisadane, Kota Bogor, ditemukan dalam kondisi meninggal, Minggu (1/2/2026). Jasad korban ditemukan wilayah Ciseeng, Kabupaten Bogor, sekira pukul 13.00 WIB.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Bogor, Dimas Tiko Prahadisasongko mengatakan jasad korban ditemukan di aliran Sungai Cisadane dengan perkiraan jarak sejauh 30 meter dari titik korban melompat di Jembatan Loji.
Korban terbawa arus sungai usai melompat dari Jembatan Loji, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor, Kamis (29/1/2026) petang.
"Jasad korban ditemukan di pinggir Sungai Cisadane, di Daerah Ciseeng, Kabupaten Bogor," ujar Dimas.
Menurutnya, jenazah korban teridentifikasi setelah dilakukan pencocokan dan ciri-ciri korban oleh pihak keluarganya di RSUD Kota Bogor.
"Karena memang saat ditemukan kondisi tubuhnya terlihat membiru dan bengkak karena sudah tiga hari berada di air ditambah terbentur bebatuan," terangnya.
Dengan ditemukannya jasad siswa SMKN 1 Ciomas ini, maka operasi pencarian resmi ditutup. Tim gabungan dari BPBD Kota Bogor, Kabupaten Bogor, Kota Tangerang Selatan pun dibubarkan.
Sebelumnya, korban secara tiba-tiba melompat ke Sungai Cisadane, Kamis (29/1/2026) sekira pukul 18.30 WIB.
Peristiwa itu terjadi usai hujan reda. Korban menumpang sepeda motor rekannya menuju rumahnya. Sesampainya di Simpang Loji, korban meminta temannya untuk melewati Jalan Semeru.
Setibanya di Jembatan Loji, korban mendadak minta turun dari motor setelah itu, dia menceburkan diri ke aliran Sungai Cisadane.
Pencarian pun dilakukan dengan melibatkan sejumlah potensi SAR. Bahkan, proses pencarian sampai Pintu 10 Kota Tangerang Selatan.
Laporan : Suryana
Editor : Riska
Wartawan MEDIA INDONESIA ASIA setiap bertugas selalu dilengkapi dengan KTA dan SURAT TUGAS, Jika ada yang mengaku Wartawan MEDIA INDONESIA ASIA tanpa di lengkapi dengan KTA Pers dan SURAT TUGAS segera Laporkan Ke Pihak Berwajib atau langsung hubungi Redaksi Klik di sini

