Notification

×

PSE

PDAM

Iklan 1

Iklan

Translate

PSE

Ucapan Kaltara

Iklan1

Iklan

Translate

TB Hasanuddin Desak Pemerintah Sikapi Serangan Israel-AS ke Iran: Dampak Ekonomi Global Menghantui Indonesia

Sabtu, 28 Februari 2026 | 7:47:00 PM WIB Last Updated 2026-02-28T11:47:16Z

MEDIAINDONESIA.ASIA, JAKARTA - Anggota Komisi I DPR RI TB Hasanuddin mengatakan serangan militer Israel ke Iran berpotensi menimbulkan konsekuensi serius dari sisi geopolitik kawasan maupun dampak ekonomi global, termasuk bagi Indonesia.

Menurut dia, serangan terbuka ini akan semakin memanaskan situasi di Timur Tengah dan berpotensi memundurkan upaya meredakan ketegangan di Gaza oleh Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.

"Serangan terbuka Israel dan kemudian disusul pernyataan President Donald Trump yang menyatakan AS bergabung dalam operasi militer baru-baru ini memunculkan sebuah pandangan bahwa ada kepentingan yang sangat besar untuk penguasaan Iran secara de facto oleh Israel dan sekutunya Amerika Serikat," kata TB Hasanuddin dikutip dari siaran persnya, Sabtu (28/2/2026).

"Situasi ini tentu akan berdampak pada stabilitas kawasan termasuk juga negara-negara di kawasan lain tentunya memantau situasi di Iran dalam suasana was-was yang berpotensi kontraproduktif," sambungnya.

Selain dampak geopolitik, dia juga menyoroti potensi gangguan terhadap stabilitas ekonomi global, khususnya di sektor energi. Iran diketahui sempat menggertak dengan menutup Selat Hormuz jalur strategis yang dilalui sekitar 20 persen perdagangan minyak dunia meski hanya berlangsung beberapa jam.


"Bukan tidak mungkin Iran akan kembali menutup Selat Hormuz atau wilayah tersebut menjadi kawasan konflik bersenjata. Jika itu terjadi, harga minyak dunia bisa melonjak tajam. Ini akan berdampak serius bagi Indonesia yang masih mengimpor minyak," jelasnya.

Minta Pemerintah Tegas

Politisi PDIP itu meminta pemerintah Indonesia segera menentukan sikap yang jelas, tegas, dan lugas terhadap invasi Israel bersama-sama Amerika Serikat ke Iran. TB Hasunuddin mengingatkan amanat konstitusi yang menolak segala bentuk penjajahan dan mendukung perdamaian dunia.

"Presiden atau Menteri Luar Negeri harus segera menyampaikan posisi resmi Indonesia. Apalagi pemerintah kita sudah berpartisipasi jauh dalam isu Timur Tengah melalui partisipasi BoP. Sudah saatnya aktivisme diplomasi kita yang aktif beberapa bulan terakhir ini menunjukkan hasil apakah benar kita dipandang dan memiliki posisi strategis secara global, atau masih jauh panggang dari api," tutur Hasanuddin.

Luncurkan Serangan

Sebelumnya, Israel meluncurkan serangan pada pagi hari ke ibu kota Iran, Teheran, pada Sabtu (28/2/2026). Serangan tersebut memicu kepulan asap yang terlihat membumbung dari kawasan pusat kota.

Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi yang menjelaskan target spesifik dari aksi militer Israel. Demikian seperti dikutip dari laporan Associated Press.

Serangan ini terjadi di tengah meningkatnya ketegangan di kawasan, ketika Amerika Serikat (AS) mengerahkan armada besar pesawat tempur dan kapal perang ke wilayah tersebut. Langkah Washington itu disebut sebagai upaya untuk menekan Iran agar mencapai kesepakatan terkait program nuklirnya.

Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, menggambarkan serangan tersebut sebagai tindakan yang dilakukan untuk menghilangkan ancaman. Namun, ia tidak memberikan penjelasan lebih lanjut mengenai ancaman yang dimaksud maupun rincian operasi yang dilakukan.

Di Teheran, sejumlah saksi mata melaporkan mendengar ledakan saat serangan terjadi. Televisi pemerintah Iran kemudian memberitakan adanya ledakan tersebut, tetapi tidak menyebutkan penyebabnya.

Pada waktu yang bersamaan, sirene peringatan terdengar di berbagai wilayah di Israel. Militer Israel menyatakan bahwa pihaknya telah mengeluarkan peringatan proaktif untuk mempersiapkan masyarakat atas kemungkinan peluncuran rudal menuju wilayah negara Israel.

Laporan : Mintra

Editor : Lisa

Wartawan MEDIA INDONESIA ASIA setiap bertugas selalu dilengkapi dengan KTA dan SURAT TUGAS, Jika ada yang mengaku Wartawan MEDIA INDONESIA ASIA tanpa di lengkapi dengan KTA Pers dan SURAT TUGAS segera Laporkan  Ke Pihak Berwajib atau langsung hubungi Redaksi Klik di sini

----------------------------------------------------------------------------------------------------

TRANDING MIA INDONESIA

TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update