Notification

×

PSE

Iklan 1

Berita hari ini, Informasi Untuk Masa Depan

PDAM

Iklan

Translate

PSE

Iklan tiga gambar

Ucapan Kaltara

Iklan1

.........

Translate

Strategi KKP Perangi Kemiskinan di Pesisir NTT dan NTB

Sabtu, 28 Februari 2026 | 8:50:00 PM WIB Last Updated 2026-02-28T12:50:23Z

MEDIAINDONESIA.ASIA, NTT - Kementerian Kelautan dan Perikanan ( KKP) memproyeksikan Program Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Nusa Tenggara Barat (NTB) mampu mendongkrak pertumbuhan ekonomi daerah hingga Rp 29,2 miliar per tahun.

Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono meyakini hal itu usai meninjau KNMP Kabupaten Sikka, Desa Sulamu, Kamanlaputi di Sumba Timur, Warloka di NTT, serta Pulau Bungin dan Desa Ekas Buana di NTB.

“Kalau rusak, diperbaiki. Ingatkan kepada koperasi, karena ini adalah milik saudara-saudara semua. Pemerintah membangun ini untuk kepentingan saudara-saudara,” katanya dalam keterangan tertulis, dikutip Sabtu (28/2/2026).

Ia menekankan, tujuan utama program ini adalah memerangi kemiskinan di desa pesisir. Di Lombok Timur, khususnya Desa Ekas Buana, angka kemiskinan masih mencapai 13%. Pemerintah menargetkan kondisi tersebut bisa ditekan dalam dua tahun ke depan.

“Kepentingan apa? Memerangi kemiskinan tadi yang 13%. Mestinya dua tahun yang akan datang sudah tidak ada lagi yang miskin. Semuanya menjadi sejahtera,” ujarnya.


Trenggono menjelaskan, peningkatan produktivitas nelayan menjadi kunci utama. Dengan adanya sarana produksi dan infrastruktur pendukung, hasil tangkapan diharapkan meningkat sehingga pendapatan nelayan ikut naik.

“Tujuannya sebenarnya agar masyarakat di Lombok Timur ini, di Ekas Buana, yang mayoritas nelayan, bisa meningkat produktivitasnya. Setelah meningkat, otomatis kesejahteraan mereka juga akan meningkat. Itulah kenapa saya datang ke sini,” katanya.

Penyerapan Tenaga Kerja

Program KNMP dirancang terintegrasi dari hulu ke hilir. Pemerintah tidak hanya membangun infrastruktur fisik, tetapi juga memperkuat sumber daya manusia, koperasi, kewirausahaan, hingga sertifikasi dan standarisasi usaha.

Setiap lokasi KNMP ditargetkan mampu meningkatkan produksi perikanan hingga 800 ton per tahun dan menyerap sekitar 700 tenaga kerja, baik nelayan maupun non-nelayan.

Secara nasional, KKP membangun 100 KNMP sejak akhir 2025. Salah satu yang telah rampung adalah KNMP Desa Ekas Buana, Kecamatan Jerowaru, Kabupaten Lombok Timur, NTB.

Desa Ekas Buana dipilih karena memiliki potensi perikanan besar dengan komoditas utama tongkol, cakalang, kembung, dan udang. Dari 1.226 kepala keluarga, sebanyak 854 berprofesi sebagai nelayan dengan 396 kapal aktif beroperasi.

Fasilitas yang Sudah Dibangun

Berbagai fasilitas telah dibangun, seperti gudang beku portable, pabrik es, shelter pendaratan ikan, docking kapal, bengkel nelayan, balai nelayan, kios pemasaran ikan, hingga instalasi pengolahan air limbah. Pemerintah juga menyalurkan 10 unit mesin kapal, 1.620 alat tangkap, satu mobil berpendingin, serta 50 unit cool box.

Selain pembangunan fisik, KKP memperkuat kelembagaan koperasi desa melalui pelatihan dan pendampingan. Trenggono menegaskan seluruh desa nelayan di NTB dan NTT berpeluang mendapatkan program serupa selama memenuhi kriteria.

“Selama dia desa nelayan, kita akan bangun. Kita harus ciptakan semua potensi ekonomi yang ada di sini,” ujarnya.

Laporan : Wulan

Editor : Lisa

Wartawan MEDIA INDONESIA ASIA setiap bertugas selalu dilengkapi dengan KTA dan SURAT TUGAS, Jika ada yang mengaku Wartawan MEDIA INDONESIA ASIA tanpa di lengkapi dengan KTA Pers dan SURAT TUGAS segera Laporkan  Ke Pihak Berwajib atau langsung hubungi Redaksi Klik di sini

----------------------------------------------------------------------------------------------------

TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update
close
" " PT. MEDIA PERS INDONESIA " "