Notification

×

PSE

PDAM

Iklan 1

Iklan

Translate

PSE

Ucapan Kaltara

Iklan1

Iklan

Translate

5 Tahun Kemitraan Strategis, Dubes Australia Tegaskan ASEAN Mitra Terpenting

Rabu, 04 Maret 2026 | 9:43:00 AM WIB Last Updated 2026-03-04T01:43:48Z

MEDIAINDONESIA.ASIA, JAKARTA - Duta Besar (Dubes) Australia untuk ASEAN Tiffany McDonald menegaskan arti penting hubungan Australia dan ASEAN saat memberikan sambutan dalam acara buka puasa di kediamannya di Jakarta, Selasa (3/3/2026). Tahun ini, kata dia, menjadi penanda lima tahun Kemitraan Strategis Komprehensif (Comprehensive Strategic Partnership/CSP) antara Australia dan ASEAN.

"Keputusan bersejarah ASEAN dan Australia untuk membentuk Kemitraan Strategis Komprehensif dibangun di atas puluhan tahun kerja sama yang inklusif, saling pengertian, kepercayaan, serta dukungan kami terhadap prioritas ASEAN. Lima tahun kemudian, Kemitraan Strategis Komprehensif ini terus menjadi pedoman dalam kerja sama kita. Kemitraan ini memperkuat kerja sama ekonomi, sosial-budaya, dan politik-keamanan — serta membantu kita menemukan solusi bersama atas tantangan berat yang kita hadapi," sebut Dubes McDonald.

Ia menjelaskan bahwa hubungan tersebut memiliki akar sejarah panjang. Australia tercatat sebagai mitra dialog pertama ASEAN sejak 1974.

"Pada 1974, pemerintah kami saat itu mengambil langkah bersejarah dengan menjadi mitra dialog ASEAN," ujarnya.

Sejak awal, lanjut dia, pemerintah Australia memandang ASEAN sebagai organisasi kawasan yang paling konsekuensial.


Perkembangan hubungan itu mencapai babak baru pada 2021, ketika Australia resmi menjadi salah satu Mitra Strategis Komprehensif pertama ASEAN. Momentum tersebut terjadi saat Brunei Darussalam menjabat sebagai Ketua ASEAN, bertepatan dengan masa tugas McDonald sebagai Komisaris Tinggi Australia untuk Brunei Darussalam.

"Pada masa keketuaan itu diambil langkah bersejarah lainnya, yaitu kesepakatan bahwa Australia akan menjadi salah satu Mitra Strategis Komprehensif pertama ASEAN," kata Dubes McDonald.

Menurut McDonald, ASEAN tetap menjadi pusat kekuatan kawasan yang beragam dan dinamis. Kedekatan geografis turut memperkuat keterkaitan kedua pihak. Titik paling selatan kawasan ASEAN, ujarnya, hanya berjarak beberapa ratus kilometer dari Australia dan dapat ditempuh kurang dari dua jam perjalanan.

"Ini berarti ketika kita memikirkan kemakmuran, kita memikirkannya dalam konteks kemakmuran ASEAN," tuturnya.

Keterhubungan tersebut tercermin dalam hubungan ekonomi yang terus berkembang. ASEAN kini menjadi mitra dagang terbesar kedua Australia dengan nilai perdagangan dua arah mencapai lebih dari 195 miliar dolar Australia pada 2024. Selain itu, ASEAN merupakan blok perdagangan terbesar kelima di dunia dan diproyeksikan menjadi yang keempat pada 2040.

Untuk memperkuat tren tersebut, Pemerintah Australia meluncurkan "Invested: Australia’s Southeast Asia Economic Strategy to 2040" pada 2023 saat Indonesia menjabat sebagai Ketua ASEAN. McDonald menyebut strategi itu telah menunjukkan hasil awal.

"Kami telah meningkatkan perdagangan lebih dari 6 miliar dolar Australia dan mencatat lebih dari 2 miliar dolar Australia investasi baru," ungkapnya. 

Dampak Nyata Kemitraan

Di luar aspek ekonomi, Dubes McDonald menegaskan bahwa kemakmuran dan keamanan merupakan dua dimensi yang tidak terpisahkan dalam hubungan Australia dan ASEAN. Ia mengutip pernyataan Menteri Luar Negeri Australia Penny Wong bahwa kekuatan Australia dan ASEAN terletak pada suara kolektifnya dalam menyuarakan pentingnya kedaulatan dan aturan.

"Suara itu bahkan semakin penting hari ini, dalam membentuk kawasan di mana kedaulatan dihormati dan perselisihan dikelola secara damai," terang Dubes McDonald.

Sebagai bagian dari peringatan lima tahun CSP, menteri luar negeri Australia bulan lalu berada di Jakarta untuk meluncurkan rangkaian perayaan bersama Duta Besar Indonesia untuk ASEAN. Dalam kesempatan tersebut juga dibuka pameran yang menampilkan perjalanan hubungan ASEAN-Australia serta tonggak penting dalam kemitraan tersebut.

McDonald menjelaskan bahwa salah satu program utama dalam kerangka kemitraan itu adalah Aus4ASEAN Futures Initiative, investasi senilai 204 juta dolar Australia. Program ini, katanya, dirancang agar kemitraan tidak berhenti pada tataran simbolik.

"Kami ingin memastikan bahwa Kemitraan Strategis Komprehensif ini bukan hanya sekadar nama atau gelar, tetapi sesuatu yang memberikan hasil nyata bagi masyarakat ASEAN," tuturnya.

Menutup pernyataannya, Dubes McDonald mengatakan, "Australia memandang ASEAN sebagai pusat dari kawasan yang damai, stabil, dan sejahtera. Dalam memperingati lima tahun Kemitraan Strategis Komprehensif ASEAN-Australia, kami terus bekerja erat dengan ASEAN untuk mewujudkan komitmen bersama dalam pencegahan konflik dan manajemen krisis. Kami percaya, kita menjadi lebih kuat melalui apa yang kita lakukan bersama."   

Oleh : Mintra

Wartawan MEDIA INDONESIA ASIA setiap bertugas selalu dilengkapi dengan KTA dan SURAT TUGAS, Jika ada yang mengaku Wartawan MEDIA INDONESIA ASIA tanpa di lengkapi dengan KTA Pers dan SURAT TUGAS segera Laporkan  Ke Pihak Berwajib atau langsung hubungi Redaksi Klik di sini

----------------------------------------------------------------------------------------------------

TRANDING MIA INDONESIA

TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update