Notification

×

PSE

PDAM

Iklan 1

Iklan

Translate

PSE

Ucapan Kaltara

Iklan1

Iklan

Translate

Polisi dan Nelayan NTT Selamatkan Paus Pilot yang Terdampar

Selasa, 10 Maret 2026 | 11:24:00 AM WIB Last Updated 2026-03-10T03:24:19Z

MEDIAINDONESIA.ASIA, NTT - Gerombolan paus pilot dilaporkan terjebak di perairan dangkal Desa Fuafuni, Kecamatan Rote Barat Daya, Kabupaten Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur (NTT), Senin (9/3/2026).

Paus pilot ini kemudian dievakuasi oleh Polsek Rote Barat Daya hingga akhirnya berhasil diselamatkan.

Kapolsek Rote Barat Daya, IPDA Subur Gunawan, menyebut personelnya bersama nelayan setempat berhasil menggiring mamalia laut tersebut kembali ke laut lepas setelah evakuasi selama beberapa jam.

Terdamparnya hewan laut ini bermula dari laporan warga yang melihat sekumpulan hewan laut yang diduga lumba-lumba terdampar dan terjebak di pukat nelayan saat air laut surut di perairan desa tersebut.

"Menindaklanjuti laporan itu, personel Polsek Rote Barat Daya yang dipimpin Kanit SPKT III Aiptu Edwin Seran langsung menuju lokasi menggunakan kapal bodi dari Pelabuhan Batutua," jelas Kapolsek Rote Barat Daya.

Saat tiba di lokasi, para petugas menemukan bahwa hewan laut yang terjebak ini ternyata merupakan gerombolan paus pilot (pilot whales).


Digiring ke Laut Lepas

Ia mengatakan kondisi air laut yang sedang surut dikhawatirkan membahayakan mamalia laut tersebut. Untuk itu personilnya bersama nelayan setempat segera melakukan upaya penyelamatan dengan menggiring paus-paus itu menuju perairan yang lebih dalam.

Ia mengatakan poses penyelamatan berlangsung cukup lama karena dilakukan dengan peralatan seadanya.

“Dengan peralatan seadanya, personel Polsek Rote Barat Daya dibantu nelayan menggiring gerombolan paus pilot ini ke perairan yang lebih dalam untuk mengantisipasi agar tidak terjebak saat air laut surut,” ujarnya.

Proses Evakuasi

Proses evakuasi berupa penggiringan paus pilot tersebut, kata dia, memakan waktu hampir tiga jam hingga akhirnya seluruh hewan laut itu berhasil mencapai perairan yang aman.

“Hampir tiga jam proses penyelamatan dilakukan sampai gerombolan paus ini mencapai titik aman. Kami juga berterima kasih kepada para nelayan yang telah membantu proses penyelamatan ini,” tandasnya.

Upaya penyelamatan tersebut akhirnya berhasil. Seluruh paus pilot dapat kembali ke laut lepas sekaligus untuk menjaga kelestarian biota laut di wilayah NTT.

Liputan : Wulan

Editor : Lisa

Wartawan MEDIA INDONESIA ASIA setiap bertugas selalu dilengkapi dengan KTA dan SURAT TUGAS, Jika ada yang mengaku Wartawan MEDIA INDONESIA ASIA tanpa di lengkapi dengan KTA Pers dan SURAT TUGAS segera Laporkan  Ke Pihak Berwajib atau langsung hubungi Redaksi Klik di sini

----------------------------------------------------------------------------------------------------

TRANDING MIA INDONESIA

TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update