Notification

×

PSE

PDAM

Iklan 1

Iklan

Translate

PSE

Ucapan Kaltara

Iklan1

Iklan

Translate

Tragis! Warga Cianjur Tewas Dianiaya Usai Dituduh Curi 2 Labu Siam, Pelaku Ditangkap

Rabu, 04 Maret 2026 | 10:32:00 AM WIB Last Updated 2026-03-04T02:32:33Z

MEDIAINDONESIA.ASIA, JABAR - Nasib tragis dialami MI (56), warga Desa Talaga, Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur Ia menghembuskan nafas terakhirnya pada Senin (2/3/2026), diduga akibat dianiaya setelah dituduh mencuri dua buah labu siam.

Pihak kepolisian telah bergerak cepat mengamankan terduga pelaku berinisial UA (41). Saat ini, UA tengah menjalani pemeriksaan intensif oleh tim penyidik di Mapolsek Cugenang.

Kapolsek Cugenang, Kompol Usep Nurdin, menjelaskan bahwa insiden bermula pada Sabtu sore (28/2). Saat itu, UA memergoki korban tengah mengambil labu siam di kebun miliknya. Kalap, UA mengejar MI hingga ke depan rumah korban dan melakukan aksi kekerasan fisik.

"Kejadiannya (penganiayaan) pada Sabtu (28/2/2026) sore di depan rumah korban, dan pada Senin kemarin korban meninggal dunia," ujar Usep.

Korban dilaporkan dipukul menggunakan tangan kosong dan ditendang berulang kali. Akibatnya, MI mengalami luka fisik yang cukup parah di berbagai bagian tubuh.

"Korban mengalami luka lebam di bagian mata, kepala, dan leher, serta memar di bahu lengan, dan hidung berdarah. Korban juga sempat muntah-muntah," tutur dia.

 

Kondisi Korban Sebelum Meninggal

Kejadian memilukan tersebut sempat disaksikan oleh adik korban yang berupaya melerai pertikaian.

Kepada sang adik, MI mengakui memang mengambil dua buah labu siam sambil menunjukkannya. Namun, pasca-kejadian, kondisi MI terus menurun ia tampak sempoyongan dan mengeluh pusing hebat sebelum akhirnya wafat dua hari kemudian.

Polisi kini tengah menunggu hasil autopsi untuk memastikan penyebab utama kematian korban. Berdasarkan pemeriksaan luar, ditemukan banyak bekas luka yang menguatkan dugaan kekerasan.

Bekas Darah

"Pada lubang hidung juga terdapat bekas darah dan terdapat benjolan di belakang kepalanya," terang dia.

Hingga saat ini, kasus tersebut masih terus didalami sesuai dengan aturan hukum yang berlaku.

Oleh : Suryana

Wartawan MEDIA INDONESIA ASIA setiap bertugas selalu dilengkapi dengan KTA dan SURAT TUGAS, Jika ada yang mengaku Wartawan MEDIA INDONESIA ASIA tanpa di lengkapi dengan KTA Pers dan SURAT TUGAS segera Laporkan  Ke Pihak Berwajib atau langsung hubungi Redaksi Klik di sini

----------------------------------------------------------------------------------------------------

TRANDING MIA INDONESIA

TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update