MEDIAINDONESIA.ASIA, LAMPUNG - Satu dari dua pelaku spesialis pencurian sepeda motor (curanmor) di Bandar Lampung ditangkap warga setelah aksinya terbongkar. Pelaku yang beraksi dengan modus menawarkan jasa pijat itu sempat menjadi sasaran amuk massa sebelum diamankan polisi.
Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Bandar Lampung meringkus satu pelaku pencurian sepeda motor yang beraksi dengan cara berpura-pura menawarkan jasa pijat ke rumah korban.
Dalam menjalankan aksinya, pelaku tidak sendirian. Satu pelaku bertugas mendatangi rumah korban dan mengalihkan perhatian dengan menawarkan jasa pijat, sementara rekannya menunggu di atas sepeda motor untuk bersiap melarikan diri.
Saat korban lengah, pelaku langsung membawa kabur sepeda motor yang terparkir di lokasi. Korban yang menyadari kendaraannya hilang kemudian berupaya mencari dengan bantuan rekan-rekannya serta menyebarkan informasi melalui media sosial dan pesan WhatsApp.
Upaya pencarian membuahkan hasil setelah korban mendapat informasi bahwa sepeda motor dengan ciri serupa terlihat terparkir di kawasan Kedaton, Bandar Lampung.
Korban bersama sejumlah warga kemudian mendatangi lokasi tersebut dan menemukan kendaraan yang dipastikan miliknya. Salah satu terduga pelaku yang berada di lokasi langsung diamankan warga.
Sasaran Amukan Massa
Kapolresta Bandar Lampung, Kombes Pol Alfret Jacob Tilukay, membenarkan penangkapan tersebut. Menurutnya, pelaku sempat menjadi sasaran amukan massa sebelum akhirnya diamankan petugas kepolisian.
“Pelaku berperan menawarkan jasa pijat untuk mengalihkan perhatian korban, sementara rekannya menunggu di atas motor. Saat korban tidak curiga, kendaraan langsung dibawa kabur,” ujar Alfret, Senin (6/4/2026).
Dari hasil pemeriksaan, polisi menyita tiga unit sepeda motor hasil curian yang belum sempat dijual oleh pelaku.
"Saat ini, pelaku telah diamankan dan menjalani proses hukum di Mapolresta Bandar Lampung. Sementara satu pelaku lainnya masih dalam pengejaran oleh tim," jelasnya.
Kapolres mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap orang asing yang datang dengan modus tertentu.
"Kami meminta warga untuk segera melaporkan jika menemukan aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar," tandasnya.
Laporan : Subari
Editor : Riska
Wartawan MEDIA INDONESIA ASIA setiap bertugas selalu dilengkapi dengan KTA dan SURAT TUGAS, Jika ada yang mengaku Wartawan MEDIA INDONESIA ASIA tanpa di lengkapi dengan KTA Pers dan SURAT TUGAS segera Laporkan Ke Pihak Berwajib atau langsung hubungi Redaksi Klik di sini




