MEDIAINDONESIA.ASIA, NTT - Konflik antara warga Dusun Bele, Desa Waiburak dan Dusun Lewonara Desa Narasaosina di Kecamatan Adonara Timur, Flores Timur, NTT kembali pecah pada Sabtu, 9 Mei 2026.
Bentrokan susulan ini menggunakan bom rakitan di sekitar pos pengamanan yang mengakibatkan 9 rumah warga terbakar dan ketegangan di sepanjang Jalan Trans Adonara.
Sengketa tanah ulayat yang berkepanjangan ini kembali pecah setelah bentrokan besar sebelumnya pada 6 Maret 2026 lalu.
Kasi Humas Polres Flotim, AKP Eliezer Kalelado, mengatakan total rumah terbakar mencapai 9 unit milik warga Bele desa Waiburak. Selain rumah, ada juga kios dan rumah kos warga yang turut terbakar.
"Aparat sudah siaga di lokasi," katanya singkat.
Aparat Siaga Penuh
Informasi yang dihimpun, meski sudah dijaga aparat keamanan, bentrok kembali terjadi pagi ini, Minggu 10 Mei 2026. Beberapa warga dikabarkan mengalami luka-luka akibat penggunaan senjata api dan bom rakitan.
Aparat gabungan dari Polres Flores Timur, Brimob, dan TNI masih bersiaga di titik rawan untuk melakukan penyekatan massa dan mencegah perluasan konflik. Aparat mengimbau agar masyarakat menahan diri dan tidak terprovokasi.
Laporan : Wulan
Editor : Lisa
Wartawan MEDIA INDONESIA ASIA setiap bertugas selalu dilengkapi dengan KTA dan SURAT TUGAS, Jika ada yang mengaku Wartawan MEDIA INDONESIA ASIA tanpa di lengkapi dengan KTA Pers dan SURAT TUGAS segera Laporkan Ke Pihak Berwajib atau langsung hubungi Redaksi Klik di sini





