MEDIAINDONESIA.ASIA, LAMPUNG - Nasib apes dialami seorang kurir paket di Bandar Lampung. Saat tengah mengantar barang pesanan pelanggan, sepeda motor miliknya raib digondol maling bersama puluhan paket yang belum sempat dikirim.
Dalam rekaman kamera pengawas (CCTV) yang diterima Tim Media aksi pencurian tersebut dilakukan oleh dua orang pelaku yang datang menggunakan satu sepeda motor matik.
Kedua pelaku diduga sudah mengamati korban saat mengantar paket ke sebuah indekos di lokasi kejadian. Ketika korban lengah dan meninggalkan sepeda motor dengan kunci kontak masih terpasang, salah satu pelaku langsung mendekat dan membawa kabur sepeda motor beserta puluhan paket yang masih berada di atas kendaraan.
Dalam video tersebut, pelaku yang berperan sebagai eksekutor terlihat mengenakan jaket biru, helm abu-abu, dan celana pendek.
Sementara rekannya yang menunggu di atas sepeda motor memakai jaket hitam dan helm hitam. Keduanya menggunakan sepeda motor matik berwarna cokelat saat beraksi.
Korban bernama Ikbal (30), warga Gang Mawar, Gotong Royong, Bandar Lampung. Peristiwa pencurian itu terjadi di Jalan Wolter Monginsidi Gang Hasan, Kelurahan Durian Payung, Bandar Lampung, Selasa (12/5/2026) sekitar pukul 13.15 WIB.
Akibat kejadian tersebut, Ikbal kehilangan sepeda motor Honda Beat Deluxe warna hitam bernomor polisi BE 3071 ZT serta 66 paket pelanggan yang masih berada di motor.
Sambil menangis, Ikbal mengaku ketika itu dirinya sedang mengantar paket di sebuah rumah indekos yang berada di belakang Hotel POP Bandar Lampung. Ia baru saja menyelesaikan pengantaran empat paket sebelum aksi pencurian terjadi.
"Itu saya baru antar dua paket, terus terakhir antar dua paket lagi. Jadi baru empat paket yang terkirim, sisanya masih ada 66 paket di motor," kata Ikbal menetaskan air mata.
Dia menjelaskan, total paket yang diambil dari gudang ekspedisi mencapai 212 paket. Namun karena kapasitas motor terbatas, pengantaran dilakukan secara bertahap.
Sepeda motor miliknya diparkir tepat di depan gerbang rumah pelanggan. Jaraknya dengan posisi Ikbal saat menyerahkan paket disebut hanya sekitar lima meter.
"Baru saya taruh paket, pas lagi nganter saya dengar motor sudah distarter maling," ujarnya.
Berusaha Mengejar tapi Tak Bisa
Sadar sepeda motornya dibawa kabur, Ikbal langsung berusaha mengejar pelaku yang diduga berjumlah dua orang. Namun upaya itu gagal lantaran pelaku melaju dengan cepat meninggalkan lokasi.
Usai kejadian, Ikbal segera melapor kepada kepala gudang ekspedisi tempatnya bekerja. Ia berharap akun kerjanya tidak terkena suspend akibat hilangnya puluhan paket tersebut.
"Saya sudah lapor ke kepala gudang. Katanya akan dibantu dilaporkan supaya akun saya nggak disuspend. Kalau paket yang hilang kemungkinan besar ditanggung kurir," katanya.
Ikbal menyebut total nilai paket berstatus cash on delivery (COD) yang hilang diperkirakan mencapai lebih dari Rp2,6 juta. Sedangkan nilai paket non-COD saat ini masih dalam proses pendataan oleh pihak vendor ekspedisi.
Korban juga telah membuat laporan polisi ke Polresta Bandar Lampung dengan nomor LP/B/790/V/2026/SPKT/Polresta Bandar Lampung/Polda Lampung.
"Saya berharap pak polisi bisa segera menangkap pelaku dan motor saya bisa kembali lagi," pintanya.
Laporan : Subari
Editor : Lisa
Wartawan MEDIA INDONESIA ASIA setiap bertugas selalu dilengkapi dengan KTA dan SURAT TUGAS, Jika ada yang mengaku Wartawan MEDIA INDONESIA ASIA tanpa di lengkapi dengan KTA Pers dan SURAT TUGAS segera Laporkan Ke Pihak Berwajib atau langsung hubungi Redaksi Klik di sini





