Notification

×

PSE

Iklan 1

Berita hari ini, Informasi Untuk Masa Depan

PDAM

Iklan

Translate

iklan kosong

Iklan tiga gambar

Ucapan Kaltara

Iklan1

.........

Translate

Panti Asuhan Kupang Hangus Terbakar, Gubernur NTT Kirim Bantuan

Jumat, 15 Mei 2026 | 6:42:00 PM WIB Last Updated 2026-05-15T10:42:50Z

MEDIAINDONESIA.ASIA, KUPANG - Api yang dipicu diduga akibat korsleting listrik dari meteran di dinding luar kamar itu menyebar dengan sangat cepat. Dinding bangunan yang terbuat dari bahan mudah terbakar ditambah angin kencang sore itu membuat api semakin ganas.

Warga yang sedang mengikuti prosesi doa pemakaman di belakang lokasi panti asuhan segera berdatangan membantu memadamkan api dan mengevakuasi anak-anak.

Namun, usaha warga tidak mampu menahan laju api. Saat dua unit mobil pemadam kebakaran dan tiga mobil penyuplai air tiba di lokasi, bangunan panti asuhan sudah hangus tak bersisa.

“Sertifikat tanah, ijazah anak-anak dari SD sampai perguruan tinggi, laptop, lemari pakaian, semuanya habis terbakar. Hanya tersisa baju di badan kami. Saya sendiri hanya sisa satu baju ini saja,” ujar Suster Melisa dengan mata berkaca-kaca.

Meski kehilangan semua harta benda, satu hal yang membuat hati Suster Melisa lega adalah nyawa seluruh anak asuhnya selamat. Itulah harta yang tak ternilai harganya.

“Asalkan mereka selamat, saya ikhlas. Rumah bisa dibangun kembali, tapi nyawa tidak bisa kembali,” ucapnya sambil memeluk erat anak-anak yang kini berada di sisinya.


Bantuan Gubernur NTT

Kini, Suster Melisa dan 19 anak asuhnya tidak lagi memiliki tempat tinggal. Namun, bantuan segera mengalir. Pemerintah Provinsi NTT telah menyediakan tempat tinggal sementara di kompleks Dinas Sosial NTT.

Bantuan logistik berupa makanan, pakaian, perlengkapan tidur, dan kebutuhan darurat lainnya juga telah disalurkan.

Gubernur NTT, Melki Laka Lena, menyatakan bahwa respons cepat juga dilakukan melalui pendampingan trauma healing bagi anak-anak dan para suster yang terdampak.

“Kami pastikan kebutuhan dasar anak-anak panti terpenuhi. Koordinasi dilakukan agar mereka segera mendapatkan tempat berteduh yang layak dan bantuan logistik yang cukup. Trauma healing juga menjadi prioritas agar anak-anak tidak membawa dampak psikologis dari peristiwa ini,” tegas Melki.

Laporan : Wulan

Editor : Riska

Wartawan MEDIA INDONESIA ASIA setiap bertugas selalu dilengkapi dengan KTA dan SURAT TUGAS, Jika ada yang mengaku Wartawan MEDIA INDONESIA ASIA tanpa di lengkapi dengan KTA Pers dan SURAT TUGAS segera Laporkan  Ke Pihak Berwajib atau langsung hubungi Redaksi Klik di sini

----------------------------------------------------------------------------------------------------

TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update
close
" " PT. MEDIA PERS INDONESIA " "