Notification

×

PSE

Iklan 1

Berita hari ini, Informasi Untuk Masa Depan

PDAM

Iklan

Translate

PSE

Iklan tiga gambar

Ucapan Kaltara

Iklan1

.........

Translate

Pemprov NTT Temukan 6 Anak Sekolah Terpapar Radikalisme via Game HP

Sabtu, 27 Juni 2026 | 7:02:00 PM WIB Last Updated 2026-06-27T11:17:08Z

MEDIAINDONESIA.ASIA, NTT -  Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur mengungkap temuan paparan paham radikalisme dan terorisme pada anak usia sekolah di wilayahnya. Informasi ini disampaikan dinas terkait.

"Di NTT sudah saat ini sudah ada enam orang anak usia sekolah yang sudah positif terpapar oleh paham radikalisme dan terorisme," kata Kepala Dinas Perlindungan Perempuan dan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, Iien Adriany di Kupang, Jumat (26/6/2026).

Kelompok usia yang terdampak berada pada jenjang SMP hingga SMA. Mereka terpapar paham ini diduga akibat penggunaan telepon genggam yang berlebihan.

Dia mengatakan, anak-anak yang terdeteksi terpapar bukan kategori nakal atau banyak bergaul di luar rumah. Mereka justru lebih sering berada di rumah, berinteraksi lewat gawai, dan bermain game di perangkatnya.



"Mereka anak baik-baik, tetapi kemudian setelah kami periksa dan tanya-tanya ternyata mereka bisa terpapar karena diajak oleh teman di dalam game yang ada di dalam gawainya," ujar dia.

Dia menyinggung contoh kasus dari luar NTT. Ketika seorang anak mampu merakit bom dan diminta untuk mengujinya di sekolah.

"Awalnya orang tuanya bangga, namun lama kelamaan jadi curiga kemudian melaporkan ke pihak terkait dan dibina.Karena itu kita tak ingin di NTT seperti itu, kita ingin mencegah lebih awal," tambah dia.

Iin menambahkan, sejauh ini baru jumlah itu yang terdeteksi. Namun bisa jadi masih ada anak-anak lain di NTT yang sudah terpapar jaringan tersebut.

Merespons situasi ini, Gubernur NTT Melki Laka Lena telah menerbitkan peraturan gubernur mengenai perlindungan anak dari jaringan terorisme. Kebijakan tersebut ditujukan untuk mencegah paparan lebih jauh pada anak-anak.

Laporan : Wulan

Editor : Riska

Wartawan MEDIA INDONESIA ASIA setiap bertugas selalu dilengkapi dengan KTA dan SURAT TUGAS, Jika ada yang mengaku Wartawan MEDIA INDONESIA ASIA tanpa di lengkapi dengan KTA Pers dan SURAT TUGAS segera Laporkan  Ke Pihak Berwajib atau langsung hubungi Redaksi Klik di sini

----------------------------------------------------------------------------------------------------

TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update
close
" " PT. MEDIA PERS INDONESIA " "