Notification

×

iklan 5 gambar

Iklan 1

Berita hari ini, Informasi Untuk Masa Depan

PDAM

Iklan

Translate

PSE

Iklan tiga gambar

Ucapan Kaltara

Suara anda

Iklan1

.........

Translate

Hari Ketujuh Pencarian 8 Rombongan Jurnalis di Krakatau

Senin, 14 September 2026 | 5:51:00 PM WIB Last Updated 2026-09-14T09:51:42Z

MEDIAINDONESIA.ASIA, LAMPUNG - Pencarian lima jurnalis dan tiga kru speedboat yang hilang kontak saat meliput erupsi Gunung Anak Krakatau memasuki hari ketujuh, Senin (14/9/2026). Hari ini menjadi batas akhir operasi pencarian sesuai standar operasional prosedur (SOP).

Di tengah waktu pencarian yang semakin terbatas, tim SAR gabungan menghadapi kendala berupa kabut tebal. Kondisi tersebut membatasi jarak pandang hingga sekitar 1–1,5 mil laut, meski gelombang di perairan mulai lebih tenang.

Kondisi itu membuat tim SAR Lampung yang menggunakan KN SAR Basudewa belum dapat melakukan penyisiran secara maksimal di Sektor Z. Area tersebut mencakup perairan Teluk Semangka hingga sekitar Pulau Tabuan.

Nakhoda KN SAR Basudewa Lampung, Capt. M. Fadli, mengatakan kondisi cuaca dalam beberapa hari terakhir menjadi salah satu kendala utama dalam pencarian delapan orang tersebut.

"Untuk beberapa hari sebelumnya memang kondisi cuaca kurang bersahabat. Kecepatan angin cukup tinggi sehingga menyulitkan tim SAR dalam melaksanakan penyisiran beberapa area," kata Fadli, Senin (14/9/2026).

 Fadli mengatakan kondisi perairan pada Senin pagi lebih baik dibandingkan beberapa hari sebelumnya. Ketinggian gelombang tercatat sekitar 0,5–0,7 meter.



Namun, kabut yang menyelimuti kawasan perairan membuat jarak pandang tim SAR terbatas.

"Untuk pagi ini, alhamdulillah secara kondisi gelombang cukup tenang. Gelombang ketinggian 0,5 sampai 0,7 meter, artinya masih kondusif," sebutnya.

"Namun demikian, kendalanya saat ini adalah visibilitas yang terbatas. Kemungkinan jarak pandang kurang lebih 1 sampai 1,5 mil," sambungnya.

Keterbatasan jarak pandang menjadi tantangan bagi tim SAR yang mengandalkan pengamatan visual untuk menemukan tanda-tanda keberadaan delapan orang yang masih dicari maupun speedboat yang mereka tumpangi.

Meski demikian, penyisiran tetap dilakukan dengan memaksimalkan berbagai peralatan pendukung, termasuk teropong untuk membantu pengamatan di tengah kondisi berkabut.

"Dengan keterbatasan jarak pandang ini tim SAR memang tidak bisa maksimal. Namun demikian, kita tetap maksimalkan dengan peralatan-peralatan pendukung seperti teropong dan peralatan lainnya," kata Fadli.

KN SAR Basudewa membawa 27 personel gabungan dalam operasi pencarian hari ketujuh. Kapal tersebut bertolak dari Pelabuhan Pelindo Panjang, Bandar Lampung, sekitar pukul 08.00 WIB menuju Sektor Z.

Area pencarian yang menjadi tanggung jawab KN SAR Basudewa mencapai sekitar 512 mil laut persegi, meliputi perairan sekitar Pulau Tabuan dan Teluk Semangka.

Menurut Fadli, pembagian sektor tersebut ditentukan berdasarkan hasil pemetaan SAR Map Prediction terhadap kemungkinan pergerakan rombongan dari titik terakhir keberadaan mereka.

"Berdasarkan SAR Map Prediction, arahnya memang mengarah ke wilayah sekitar Teluk Semangka dan beberapa wilayah di Samudra Hindia," ujarnya.

 Laporan : Subari

Editor : Lisa

Wartawan MEDIA INDONESIA ASIA setiap bertugas selalu dilengkapi dengan KTA dan SURAT TUGAS, Jika ada yang mengaku Wartawan MEDIA INDONESIA ASIA tanpa di lengkapi dengan KTA Pers dan SURAT TUGAS segera Laporkan  Ke Pihak Berwajib atau langsung hubungi Redaksi Klik di sini 

----------------------------------------------------------------------------------------------------

TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update
close
" " PT. MEDIA PERS INDONESIA " "