MEDIAINDONESIA.ASIA, BURU - Turnamen bola voli Warian Cup 2026 resmi ditutup pada Jumat (11/9/2026) malam di kediaman Warian, Desa Wanakarta, Kecamatan Lolong Guba, Kabupaten Buru. Ajang yang digelar dalam rangka memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI itu tidak hanya menyisakan pemenang dan piala, tetapi juga harapan besar bagi lahirnya atlet muda dari desa untuk melaju ke tingkat kabupaten hingga provinsi nanti nya.
Tokoh masyarakat Desa Wanakarta, Warian (alias Wawan/Yayan), tampil sebagai donatur utama dengan menggelontorkan dana pribadi sebesar Rp 35 juta khusus untuk pelaksanaan turnamen. Jika dihitung bersama kebutuhan pendukung seperti tenda, kursi, sound system, dan konsumsi, total dukungan yang ia keluarkan mencapai sekitarRp 50 juta.
Warian menyampaikan pesan khusus kepada seluruh peserta turnamen. Ia meminta baik tim yang gugur maupun yang memenangkan hadiah dan piala agar tidak berhenti berlatih setelah turnamen berakhir.
“Baik yang gugur maupun yang memenangkan hadiah dan piala agar tidak berhenti sampai di sini. Terus mengasah bakat dan talenta generasi muda Desa Wanakarta agar ke depan bisa melaju ke level kabupaten dan provinsi,” kata Warian kepada wartawan di kediamannya, Sabtu (12/9/2026).
Pesan tersebut menunjukkan bahwa Warian memandang Warian Cup sebagai pintu awal bagi lahirnya atlet-atlet muda dari Desa Wanakarta, bukan sekadar agenda tahunan yang berakhir dengan penyerahan piala.
Warian juga menekankan bahwa tujuan kegiatan tidak berhenti pada suksesnya sebuah turnamen. Ia berharap olahraga menjadi ruang positif bagi anak muda sekaligus sarana untuk menemukan dan mengembangkan talenta lokal yang dapat dibina secara berkelanjutan.
“Turnamen ini bukan sekadar ajang adu keterampilan, melainkan sarana utama menjaga tali silaturahmi, persaudaraan, serta rasa persatuan masyarakat,” ujarnya.
“Kegiatan ini difungsikan sebagai bahan referensi untuk menemukan bibit-bibit atlet berprestasi yang dapat mengharumkan nama Desa Wanakarta di masa depan,” tambah Warian.
Rangkaian Warian Cup 2026 mencapai puncaknya pada 11 September 2026 dengan penyerahan hadiah dan piala yang berlangsung di kediaman Warian. Acara dihadiri unsur Pemerintah Kecamatan Lolong Guba, Pemerintah Desa Wanakarta, tokoh agama, tokoh masyarakat, tamu undangan, serta warga.
Dalam Acara itu Panitia menyiapkan total hadiah sekitar Rp14 juta serta tujuh piala bagi para peserta.
Dalam kategori putra, Juara 1 diraih oleh tim RT 7, sedangkan pada kategori putri, Juara 1 direbut oleh tim RT 6.
Suasana penutupan semakin semarak dengan hiburan musik dari grup Arista Musik, yang terdiri dari artis-artis desa yang tergabung dalam grup Arista dari Desa Waelo, Kecamatan Waelata, Kabupaten Buru.
Lebih dari sekadar kompetisi, pertemuan warga dalam momentum ini memperlihatkan bagaimana olahraga dapat menjadi sarana mempererat silaturahmi dan hubungan sosial antarwarga di tingkat desa.
Masyarakat Desa Wanakarta menyambut positif dan mengapresiasi tinggi pelaksanaan turnamen ini. Warga berharap kegiatan olahraga yang lahir dari kepedulian Warian seperti Warian Cup dapat terus dikembangkan dan menjadi agenda rutin pada setiap peringatan HUT RI.
“Kepedulian terhadap generasi muda tidak harus selalu dalam bentuk program besar. Terkadang, sebuah turnamen olahraga yang dikelola dengan visi jangka panjang sudah cukup untuk membuka jalan bagi talenta lokal,” kata Warian.
Penutupan Warian Cup 2026 juga memunculkan pertanyaan strategis: apakah para pemain akan terus berlatih setelah turnamen berakhir? Apakah akan ada kompetisi lanjutan? Apakah pemain berbakat akan mendapatkan pembinaan rutin? Dan apakah dukungan masyarakat terhadap olahraga dapat terus dipertahankan?
Jawaban atas pertanyaan-pertanyaan itu akan menentukan apakah Warian Cup hanya menjadi agenda tahunan atau berkembang menjadi bagian dari proses pembinaan olahraga jangka panjang di Desa Wanakarta.
Setidaknya, melalui Warian Cup 2026, Warian telah membuka ruang bagi anak-anak muda Wanakarta untuk berkompetisi.
Laporan : La Musa
Editor : Lisa
Wartawan MEDIA INDONESIA ASIA setiap bertugas selalu dilengkapi dengan KTA dan SURAT TUGAS, Jika ada yang mengaku Wartawan MEDIA INDONESIA ASIA tanpa di lengkapi dengan KTA Pers dan SURAT TUGAS segera Laporkan Ke Pihak Berwajib atau langsung hubungi Redaksi Klik di sini

.jpeg)



