Morowali Utara, MEDIAINDONESIA.asia - Cuaca yang panas di beberapa wilayah Kabupaten Morowali Utara rentan terjadinya kebakaran hutan dan lahan, baik itu tidak disengaja maupun disengaja.
Faktor pembukaan lahan dengan cara membakar juga menjadi salah satu penyebab terjadinya kebakaran hutan dan lahan, yang awalnya apinya dapat dikendalikan, tiba-tiba karena hembusan angin yang kencang mengakibatkan api membesar dan diluar kendali dan langsung merembet dan meluas ke lahan/lokasi lainnya yang berdekatan dengan sumber api tersebut.
Terkait kasus kebakaran hutan dan lahan yang terjadi pada hari Sabtu tanggal 20 September 2025 sekira pukul 12.50 Wita di Desa Mora Kecamatan Lembo Kabupaten Morowali Utara yang menyebabkan 3 hektar kebun karet warga habis terbakar, sebanyak 850 pohon karet ikut terbakar, ditafsir kerugian puluhan juta rupiah, untuk penyebab kebakaran masih dilakukan penyelidikan oleh Polsek Lembo "Ungkap Kapolres Morowali Utara Akbp Reza Khomeini, S.I.K (21/9/2025).
Untuk mencegah terjadinya Kebakaran hutan dan lahan terulang kembali yang dapat merugikan serta mengancam keselamatan orang lain apalagi jika kobaran api tersebut merembet masuk ke area pemukiman sehingga saya mengimbau kepada seluruh masyarakat agar :
1. Jangan membuka lahan dengan cara membakar
2. Hindari membuat api unggun dinarea lahan yang rawan terjadi kebakaran
3.Tidak membkar sampah di lahan atau hutan terlebih pada saat angin kencang
4.Tidak membuang puntung rokok sembarangan
5 Pemilik lahan bertanggungjawan terhadap lahan masing-masing

