Notification

×

Iklan

Translate

Iklan

Translate

Kisah Kapolda Irjen Marzuki Saat Terobos Aceh Tamiang Bak Kota Mati

Kamis, 04 Desember 2025 | 11:53:00 AM WIB Last Updated 2025-12-04T03:53:10Z

 

Aceh, MEDIAINDONESIA.asia - Kepala Kepolisian Daerah atau Kapolda Aceh Inspektur Jenderal Marzuki Ali Basyah adalah pejabat tinggi pertama yang menerobos wilayah Aceh Tamiang yang porak-poranda dihantam banjir.

"Saya seperti memasuki kota mati, sangat memprihatinkan," kata Irjen Marzuki, Kamis (4/12/2025).

Melaju menerobos wilayah Aceh Tamiang, rombongan Polda Aceh yang mendampingi Irjen Marzuki membersihkan bangkai kendaraan dan puing-puing yang berserakan di jalanan. Mereka berhasil masuk Ibukota Kabupaten Aceh Tamiang, Kuala Simpang, pada Senin 1 Desember 2025.

Marzuki menyaksikan warga yang sebagian termangu di tepi jalan, di antaranya ada yang marah-marah.

"Badan berlumur lumpur, wajah-wajah mereka penuh bercak tanah kering," kata dia.

Air bersih tidak ada, sejak banjir melanda warga tidak pernah mandi. Mereka minum dari air banjir yang disaring. Marzuki membagikan sebagian persediaan makanan dan minuman yang dibawanya kepada warga. Seluruh perkantoran di Aceh Tamiang tak berfungsi.

"Ketika tiba di Kantor Polres Aceh Taming, kantor tenggelam, seluruh petugas sedang menyelamatkan keluarganya dan juga membantu warga sebisa mereka," cerita Marzuki.

"Kantor pemerintahan lainnya juga tenggelam, sehingga tidak ada kendaraan maupun alat komunikasi, 90 persen wilayah Aceh Tamiang terendam, aktivitas sosial serta ekonomi lumpuh total, dan bahkan kantor pemerintahan, Kodim, serta Polres ikut terdampak," sambung dia.

Irjen Marzuki mengerahkan anggotanya untuk mencari para pemimpin Aceh Tamiang. Akhirnya, ia bisa bersua Bupati Aceh Tamiang Armia Fahmi dan Kapolres Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Mualiadi. Keduanya dalam keadaan kelelahan dan lusuh.

Perwira tinggi yang adalah putra Tangse, Pidie, ini menceritakan perjalanan empat hari menerobos wilayah banjir di sela-sela kesibukannya. Sering ia menerima telepon dari Jakarta di ruang kerjanya hari itu.

"Saya harus membuat laporan yang lengkap ke Jakarta tentang kondisi Aceh," kata Marzuki.

Laporan : Ali

Editor : Riska

TRANDING MIA INDONESIA

TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update