Notification

×

Iklan

Translate

Iklan

Translate

Viral, Seorang Oknum Pengurus Masjid di Desa Lalapin di Duga Menghina Petinggi PC. GP Ansor

Minggu, 11 Januari 2026 | 11:14:00 AM WIB Last Updated 2026-01-11T23:21:51Z

MEDIAINDONESIA.asia, KALSEL - Kata - kata  tidak terpuji di lontarkan oknum pengurus masjid Nurul Hijrah di desa Lalapin Kecamatan Hampang Kabupaten Kotabaru dengan terang dan jelas menghina Sekretaris GP Ansor Kabupaten Kotabaru. Minggu, 11/1/2026.

SG selaku Pengurus masjid mengatakan, bahwa Sekretaris GP Ansor Kabupaten Kotabaru itu  " Tidak cerdas " lantaran Sekretaris GP Ansor tersebut  menanyakan kegunaan dana  yang tertulis jelas Rp 200.000,-.dalam laporan penggunaan dana perayaan Isra Mi'raj di desa tersebut.

SR mengungkapkan bahwa hal ini sangat disayang kan, karena bahasa " Tidak Cerdas "  di ungkapkan di Forum diskusi Via grup Whatsapp yang semua anggota grup itu orang - orang yang paham tentang agama.



Harusnya seorang pengurus masjid lebih santun bahasanya dan jika memang itu kesalahan dalam penulisan laporan ya di ganti agar tidak menimbulkan pertanyaan publik, ungkap SR.

SR mengatakan kepada wartawan Media Indonesia Asia bahwa hal ini bisa di jerat pasal 310 dan 315 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP), serta Pasal 27 ayat (3) Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) jika dilakukan secara daring. 

Secara umum, tindakan "menggoblokan" orang lain, terutama di muka umum atau melalui media sosial, berpotensi melanggar hukum di Indonesia. Sanksi yang diterima bisa berupa pidana penjara atau denda, tergantung pada konteks dan pasal yang diterapkan. imbuhnya.

SR berharap hal ini tidak terulang di kemudian hari dan ini sebagai pembelajaran agar lebih santun dalam ber kata - kata .

penggunaan dana Isra Mi'raj yang kebanyakan dananya digalang dari Masyarakat itu adalah dana Publik jadi harus dilaporkan ke publik sesuai peruntukan serta laporannya juga harus jelas, ujarnya sambil tersenyum getir.

Laporan : Anam

Editor : Riska

Wartawan MEDIA INDONESIA ASIA setiap bertugas selalu dilengkapi dengan KTA dan SURAT TUGAS, Jika ada yang mengaku Wartawan MEDIA INDONESIA ASIA tanpa di lengkapi dengan KTA Pers dan SURAT TUGAS segera Laporkan  Ke Pihak Berwajib atau langsung hubungi Redaksi Klik di sini


TRANDING MIA INDONESIA

TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update