SUMBAR, MEDIAINDONESIA.asia - Tebing Ngarai Sianok mengalami longsor setinggi 120 meter dengan lebar 15 meter sekalian lima kilometer di Guguak Tinggi, Kecamatan Ampek Koto, Kabupaten Agam, Sumatera Barat (Sumbar).
"Hujan deras dengan durasi lama menjadi pemicunya, puncaknya terjadi di Kamis (1/1) lalu. Beruntung tidak ada korban jiwa," ujar Kepala Desa Guguak Tinggi Dasman, Minggu (4/1/2026).
Menurutnya, lokasi longsor berada di sekitar 1,5 kilometer dari pemukiman warga yang mayoritas bekerja sebagai petani dan pedagang.
"Sudut ngarai ini dinamakan warga setempat Ngarai Kaluang. Namun, beberapa sawah warga terpantau ikut terkikis akibat longsoran. Pemerintah desa setempat juga telah melaporkan ke BPBD Agam," ucap Dasman.
"Longsor itu tidak sekali terjadi, sudah beberapa kali. Kami berkoordinasi dengan pihak terkait khususnya di aliran Ngarai Sianok di Bukittinggi untuk cepat menjauh dari aliran sungai saat longsor terjadi," sambung dia.
Dasman mengatakan, tidak ada warga yang dievakuasi karena pergerakan tanah di bibir ngarai masih tergolong jauh dan aman dari pemukiman.
"Tapi tetap ditegaskan kepada warga yang beraktivitas bertani atau berkebun untuk tidak mendekati bibir ngarai," kata dia.
Terkait kejadian longsor besar yang sempat terekam warga dan viral di media sosial, Dasman mengungkap saat itu beberapa pekerja tengah berupaya memperbaiki sumber mata air.
"Saat kejadian, lima warga kami sedang memperbaiki bak air yang dialirkan untuk rumah warga. Kami mengalami krisis air bersih saat ini," terang dia.
Laporan : Tri
Editor : Riska
Wartawan MEDIA INDONESIA ASIA setiap bertugas selalu dilengkapi dengan KTA dan SURAT TUGAS, Jika ada yang mengaku Wartawan MEDIA INDONESIA ASIA tanpa di lengkapi dengan KTA Pers dan SURAT TUGAS segera Laporkan Ke Pihak Berwajib atau langsung hubungi Redaksi Klik di sini

