Notification

×

Iklan

Translate

Iklan

Translate

Tekan Emisi, Begini Cara PLN Perkuat Ekosistem Biomassa

Minggu, 18 Januari 2026 | 11:42:00 AM WIB Last Updated 2026-01-18T03:42:38Z

PLN berhasil melakukan uji coba penggunaan 75 persen biomassa Woodchips (kepingan kayu) untuk bahan bakar pengganti batu bara (cofiring)
MEDIAINDONESIA.asia, JAKARTA PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) melakukan penguatan ekosistem biomassa nasional berbasis konsep spoke hub, guna mendukung keamanan pasokan sekaligus mendukung program transisi energi dan target Net Zero Emission 2060.

Direktur Bioenergi PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) Hokkop mengatakan, dalam menguatkan ekosistem biomassa PLN EPI pun telah mengoperasikan Hub Biomassa Tasikmalaya dan Ciamis. Fasilitas yang mengintegrasikan potensi biomassa lokal, seperti limbah kayu dan limbah serbuk aren, dengan fasilitas pengolahan, pengujian kualitas, hingga distribusi ke Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) akan menjadi proyek percontohan.

“Hub biomassa ini tidak hanya berfungsi sebagai fasilitas produksi, tetapi juga sebagai pusat penguatan kualitas dan kepastian pasokan biomassa ke PLTU," kata Hokkop, Minggu (18/1/2026).

Keberadaan hub ini diharapkan mampu meningkatkan kuantitas dan kualitas biomassa, memperkuat rantai pasok, serta mendorong standardisasi pengolahan biomassa di tingkat nasional.

Biomassa hasil pengolahan dari fasilitas ini direncanakan untuk mendukung program co-firing di PLTU Adipala dan PLTU Indramayu, sehingga berkontribusi langsung terhadap penurunan emisi dari pembangkit eksisting.

Menurut Hokkop, pengembangan hub biomassa merupakan bagian dari komitmen PLN Group dalam menggantikan bahan bakar fosil secara bertahap dengan sumber energi yang lebih ramah lingkungan.

"Kami memulai dari skala kecil, namun dirancang untuk terus berkembang dengan melibatkan pemerintah daerah, BUMD, BUMDes, Koperasi, dan masyarakat lokal,” ujar Hokkop.

“Bioenergi adalah tentang memanfaatkan seluruh sumber daya hayati secara berkelanjutan. Kehadiran hub ini diharapkan menjadi penggerak ekonomi lokal sekaligus penopang ketahanan energi nasional,” tambahnya.

PLH VP Strategi dan Pengembangan Bisnis Biomassa PLN EPI, Odi Sefriadi, menjelaskan bahwa pengembangan Hub Biomassa Ciamis berangkat dari potensi biomassa lokal yang besar namun belum dimanfaatkan secara optimal.


“PLN EPI melihat potensi limbah serbuk aren di Ciamis yang jumlahnya sangat signifikan. Melalui penerapan teknologi dewatering dengan metode screw press, limbah ini diolah agar memenuhi spesifikasi pembangkit dan siap dimanfaatkan sebagai bahan bakar biomassa,” jelas Odi.

Buka Peluang Ekonomi

Odi menambahkan, pengembangan hub biomassa ini tidak hanya memberikan manfaat lingkungan, tetapi juga berdampak positif secara sosial dan membuka peluang ekonomi baru di tingkat lokal.

“Selain menurunkan emisi, pengelolaan biomassa ini diharapkan dapat menciptakan nilai tambah ekonomi dan memperkuat kolaborasi antara PLN Group, pemerintah daerah, dan masyarakat sekitar,” tambahnya.

Liputan : Mintra

Editor : Lisa

Wartawan MEDIA INDONESIA ASIA setiap bertugas selalu dilengkapi dengan KTA dan SURAT TUGAS, Jika ada yang mengaku Wartawan MEDIA INDONESIA ASIA tanpa di lengkapi dengan KTA Pers dan SURAT TUGAS segera Laporkan  Ke Pihak Berwajib atau langsung hubungi Redaksi Klik di sini

TRANDING MIA INDONESIA

TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update