Notification

×

Iklan

Translate

Iklan

Translate

Universitas Negeri Manado soal Kematian Mahasiswinya: Akui Terima Laporan Dugaan Kekerasan Seksual

Kamis, 01 Januari 2026 | 10:49:00 AM WIB Last Updated 2026-01-01T02:49:35Z

 

MANADO, MEDIAINDONESIA.asia Universitas Negeri Manado (Unima) angkat bicara soal peristiwa tewasnya seorang mahasiswi berinisial EM yang diduga gantung diri pada Selasa 30 Desember 2025. Kematiannya dikaitkan diduga depresi akibat kekerasan seksual oleh seorang dosen.

"Laporan dugaan kekerasan seksual diterima oleh Satgas PPKPT pada 19 Desember 2025, dan ditindaklanjuti sesuai prosedur," kata Humas Unima, Titof Tulaka di kantornya, Rabu 31 Desember 2025.

Sementara itu, Kepala Biro Akademik Unima, Irwany Maki, menjelaskan bahwa dalam kurun waktu tiga hari sejak laporan diterima, Satgas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Lingkungan Perguruan Tinggi (PPKPT) telah mengusulkan pembentukan tim pemeriksa serta menjadwalkan pemanggilan pelapor guna klarifikasi lebih lanjut.

"Dari komunikasi oleh satgas, bahwa kemudian surat pemanggilan klarifikasi lanjut belum dikirim kepada pelapor oleh satgas karena yang bersangkutan akan pulang kampung," ungkap dia.

Dia mengklaim tak ada tahapan yang dilewati Satgas PPKPT Unima. Irwany atas nama civitas academica berduka saat mendengar kabar pelapor meninggal dunia. "Kami tim satgas menyampaikan turut berduka sedalamnya," tutur dia.

Di sisi lain, Irwany mengatakan, terlapor, yakni dosen yang diduga melakukan kekerasan seksual, telah dikirimi surat pemanggilan pada Selasa, 30 Desember 2025, dan surat tersebut telah diterima oleh yang bersangkutan.

Kemudian pada Rabu 31 Desember 2025 pada pukul 09.30 sampai 12.00 WITA, sudah dilalukan pemeriksaan. "Kami telah bersurat kepada rektor untuk membebaskan tugas-tugas fungsional sebagai dosen," jelas Irwany.

Dia menuturkan, pembebasan tugas tersebut bersifat prosedural. Apabila pada kesimpulan akhir dijatuhkan sanksi administrasi tingkat berat, maka penanganannya akan merujuk pada Peraturan Pemerintah Nomor 94.

Menurut Irwany, seluruh tahapan harus dilakukan secara ketat dan terperinci. "Pihak Satgas tidak diam dan sudah melakukan upaya sesuai prosedur karena kita dituntut untuk profesional sesuai ketentuan yang ada," kata dia.

Mahasiswi di Manado Gantung Diri, Tinggalkan Surat Curhat Trauma Dilecehkan Dosen

Sebelumnya, warga Kelurahan Matani Satu Kota Tomohon, Sulawesi Utara (Sulut) dihebohkan dengan peristiwa tewasnya seorang mahasiswi berinisial EM yang diduga gantung diri pada Selasa 30 Desember 2025.

Sebuah surat ditinggalkan mahasiswi semester VII, Fakultas Ilmu Pendidikan dan Psikologi (FIPP) Universitas Negeri Manado (Unima), yang beredar luas di media sosial mengisahkan bagaimana dia menjadi korban pelecehan seorang dosen.

Kapolsek Tomohon Tengah Iptu Stenly Tawalujan membenarkan adanya penemuan jenazah tersebut.

"Jenazah korban telah dibawa ke Rumah Sakit Anugerah Tomohon, selanjutnya diserahkan ke keluarga," ujar Stenly.

Kasus kematian mahasiswi itu kemudian menghebohkan jagad maya dengan beredarnya sebuah surat yang ditulis tangan oleh korban. Surat itu merupakan aduan yang ditujukan kepada Dekan FIPP Unima Aldjon Dapa.

Surat itu diawali dengan identitas dirinya, kemudian memuat laporan dugaan pelecehan yang dialaminya, dengan terduga pelaku berinisial DM, yang disebut sebagai salah satu dosen di fakultas tersebut.

Dalam surat tersebut, EM juga menguraikan kronologi kejadian yang diduga dilakukan oleh DM. Pada bagian akhir surat, E menegaskan tujuan pengaduannya kepada pimpinan fakultas.

"Saya memohon agar pihak pimpinan dapat menangani masalah ini. Kalau bisa, berikan sanksi kepada DM. Jangan biarkan orang seperti itu," tulisnya.

Dalam pengakuannya, korban menyebut dirinya dijebak di dalam mobil, mengalami intimidasi, serta pelecehan fisik, meski telah menangis dan memohon agar dilepaskan.

Laporan : Subari

Editor : Riska

Ulurkan tanganmu membantu korban banjir di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Di situasi seperti ini, sekecil apa pun bentuk dukungan dapat menjadi harapan baru bagi para korban. Salurkan donasi kamu sekarang dengan klik di sini


TRANDING MIA INDONESIA

TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update