Notification

×

Iklan

Translate

Iklan

Translate

2 Pembobol Spesialis Kos di Makassar Dibekuk, Beraksi di 8 TKP

Senin, 02 Februari 2026 | 9:20:00 PM WIB Last Updated 2026-02-02T13:20:00Z

MEDIAINDONESIA.asia, SULSELAksi dua pria spesialis pembobolan rumah dan indekos di Kota Makassar, Sulawesi Selatan akhirnya berakhir di tangan polisi. Kedua pelaku berinisial S (36) dan D (33) dibekuk. Catatan kejahatan mereka, beraksi di delapan tempat kejadian perkara (TKP) berbeda. 

Penangkapan dilakukan oleh Unit Resmob Ditreskrimum Polda Sulsel di dua lokasi berbeda di wilayah Kota Makassar pada Jumat (30/1/2026) lalu. Dari hasil pemeriksaan awal, terungkap bahwa aksi pencurian yang mereka lakukan karena keduanya kecanduan mengonsumsi sabu. 

Panit Resmob Polda Sulsel, Ipda Irzal Makkarawa mengungkapkan, kedua pelaku menyasar rumah-rumah kosong dan kamar indekos yang minim pengawasan. Dengan bermodalkan sebuah linggis, pelaku mencungkil pintu lalu mengambil barang-barang berharga milik korban.



"Pelaku melakukan pencurian pemberatan di delapan TKP di Kota Makassar. Modusnya masuk ke rumah kosong atau rumah kos, kemudian mengambil barang seperti handphone, laptop, hingga sepeda motor," ujar Irzal, saat dikonfirmasi Senin (2/2/2026).

Polisi mengamankan sejumlah barang bukti hasil kejahatan mereka. Di antaranya beberapa unit telepon genggam, sepeda motor, serta sebuah linggis yang digunakan untuk membobol pintu rumah maupun kamar indekos. 

Irzal menambahkan, hasil kejahatan kedua pelaku sebagian besar digunakan untuk membeli narkoba. Ketergantungan terhadap sabu membuat keduanya terus mengulangi aksi pencurian di berbagai lokasi. 

"Motifnya karena ingin membeli narkoba. Hasil curian digunakan untuk memenuhi kebutuhan tersebut," ungkapnya. 

Saat ini, kedua pelaku beserta barang bukti telah diserahkan ke Polsek Tamalate untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Polisi juga masih melakukan pengembangan dan memburu satu pelaku lain yang diduga terlibat dalam rangkaian pencurian tersebut.

"Kami masih mengejar satu pelaku lainnya, termasuk barang bukti hasil curian," tutup Irzal.

Laporan : Dirta

Editor : Andi Purba

Wartawan MEDIA INDONESIA ASIA setiap bertugas selalu dilengkapi dengan KTA dan SURAT TUGAS, Jika ada yang mengaku Wartawan MEDIA INDONESIA ASIA tanpa di lengkapi dengan KTA Pers dan SURAT TUGAS segera Laporkan  Ke Pihak Berwajib atau langsung hubungi Redaksi Klik di sini

TRANDING MIA INDONESIA

TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update