MEDIAINDONESIA.asia, BOGOR - Aksi "Bogor Menanam untuk Indonesia" yang digelar di kawasan Cisarua, Kabupaten Bogor, menjadi pengingat kolektif akan pentingnya menjaga lingkungan hidup, khususnya di wilayah Hulu Daerah Aliran Sungai (DAS) Ciliwung, sebagai upaya mengantisipasi bencana hidrometeorologi dan menjaga keberlanjutan kota-kota besar di wilayah hilir. Kamis (5/2/26).
Dalam kegiatan penanaman pohon tersebut, berbagai elemen masyarakat bersama pemerintah menegaskan bahwa kondisi lingkungan di kawasan Puncak sangat menentukan risiko banjir dan longsor di daerah hilir seperti Jakarta dan Bekasi.
Bupati Bogor Rudi Susmanto menekankan bahwa persoalan lingkungan, terutama sampah dan saluran air, tidak bisa sepenuhnya dibebankan kepada pemerintah.
“Hotelnya bagus, vilanya bagus, tapi kalau sampahnya tidak dibersihkan, lingkungannya tetap rusak. Menjaga kebersihan adalah tanggung jawab kita bersama, bukan hanya Dinas Lingkungan Hidup,” ujarnya.
Menurutnya, masalah sampah plastik, selokan tersumbat, dan vandalisme harus diselesaikan melalui kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat. Ia pun menginstruksikan agar budaya gotong royong kembali dihidupkan di seluruh wilayah Kabupaten Bogor, terutama menjelang bulan suci Ramadhan.
“Kalau saluran air dirapikan dari sekarang, hujan besar pun air tetap mengalir. Jangan menunggu banjir dulu baru bergerak,” tegasnya.
Bupati juga menyebutkan bahwa sepanjang 2025 sinergi pemerintah dan masyarakat menunjukkan dampak positif. Meski banjir masih terjadi di beberapa titik, skalanya lebih kecil dibanding tahun sebelumnya. Namun, dampak banjir justru lebih terasa di wilayah hilir akibat aliran air dari hulu yang semakin lancar.
“Puncak ini adalah hulu Sungai Ciliwung. Bukan hanya milik warga Puncak, tapi menentukan nasib daerah di bawahnya. Maka kita harus menyimpan air di sini, salah satunya dengan menghijaukan kembali kawasan hulu,” katanya.
Aksi "Bogor Menanam untuk Indonesia" diharapkan menjadi gerakan berkelanjutan yang tidak berhenti pada penanaman, tetapi juga perawatan dan pengawasan lingkungan secara konsisten oleh seluruh lapisan masyarakat.
Liputan : Ode
Editor : Lisa
Wartawan MEDIA INDONESIA ASIA setiap bertugas selalu dilengkapi dengan KTA dan SURAT TUGAS, Jika ada yang mengaku Wartawan MEDIA INDONESIA ASIA tanpa di lengkapi dengan KTA Pers dan SURAT TUGAS segera Laporkan Ke Pihak Berwajib atau langsung hubungi Redaksi Klik di sini

