Notification

×

PSE

Iklan 1

Berita hari ini, Informasi Untuk Masa Depan

PDAM

Iklan

Translate

PSE

Iklan tiga gambar

Ucapan Kaltara

Iklan1

.........

Translate

Bupati Sukabumi Kawal Kasus Remaja Tewas Diduga Disiksa Ibu Tiri

Jumat, 27 Februari 2026 | 5:18:00 PM WIB Last Updated 2026-02-27T09:18:36Z

MEDIAINDONESIA.ASIA, SUKABUMI - Bupati Sukabumi Asep Japar berkomitmen mengawal ketat proses hukum terkait meninggalnya NS (12), remaja asal Kecamatan Surade yang diduga menjadi korban kekerasan ibu tirinya. Tragedi ini menjadi sorotan tajam setelah memicu kemarahan publik.

Bupati menyatakan bahwa pihaknya tidak akan memberikan ruang sedikit pun bagi siapa pun yang melakukan tindakan keji terhadap anak-anak di wilayah Kabupaten Sukabumi.

“Ini adalah peristiwa yang sangat memilukan. Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Sukabumi, saya menyampaikan belasungkawa mendalam. Tidak ada toleransi terhadap kekerasan anak di daerah ini,” ujar Asep Japar, Jumat (27/2/2026).

Desak Penuntasan Kasus secara Transparan

Asep Japar meminta pihak kepolisian untuk bekerja secara profesional dan tidak terpengaruh oleh tekanan luar. Dia berharap pelaku segera mendapatkan hukuman yang setimpal demi memenuhi rasa keadilan keluarga korban.

“Kita percayakan sepenuhnya kepada kepolisian untuk mengusut secara tuntas dan transparan. Negara tidak boleh kalah oleh pelaku kekerasan. Keadilan harus ditegakkan,” tegasnya lagi.

Ia menekankan bahwa perlindungan anak merupakan harga mati yang harus diperjuangkan bersama oleh seluruh elemen masyarakat dan pemerintah.


DP3A Diterjunkan ke Lapangan

Menindaklanjuti kasus ini, Bupati telah menginstruksikan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Sukabumi untuk segera turun tangan.

Tim tersebut diminta memberikan pendampingan serta memperkuat sistem pengawasan agar kejadian serupa tidak terulang.

Selain itu, Bupati memberikan mandat kepada seluruh jajaran aparat wilayah, mulai dari Camat hingga Ketua RT/RW, untuk lebih proaktif dalam memantau kondisi sosial warganya.

“Jangan sampai ada tanda-tanda kekerasan yang luput dari perhatian. Aparat wilayah harus aktif memantau dan cepat merespons laporan warga,” katanya.

Ia juga mengimbau warga agar tidak ragu melaporkan segala bentuk indikasi kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).

“Kalau ada indikasi kekerasan, segera laporkan. Jangan takut dan jangan diam. Kita harus memastikan Sukabumi menjadi tempat yang aman bagi anak-anak,” ungkapnya.

Liputan : Suryana

Editor : Lisa

Wartawan MEDIA INDONESIA ASIA setiap bertugas selalu dilengkapi dengan KTA dan SURAT TUGAS, Jika ada yang mengaku Wartawan MEDIA INDONESIA ASIA tanpa di lengkapi dengan KTA Pers dan SURAT TUGAS segera Laporkan  Ke Pihak Berwajib atau langsung hubungi Redaksi Klik di sini

----------------------------------------------------------------------------------------------------

TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update
close
" " PT. MEDIA PERS INDONESIA " "