Notification

×

PSE

Iklan 1

Berita hari ini, Informasi Untuk Masa Depan

PDAM

Iklan

Translate

PSE

Iklan tiga gambar

Ucapan Kaltara

Iklan1

.........

Translate

Dokter dan Perawat RSUD Yowari Dianiaya Keluarga Pasien Tewas

Jumat, 27 Februari 2026 | 5:55:00 PM WIB Last Updated 2026-02-27T09:55:45Z

MEDIAINDONESIA.ASIA, JAYAPURA - Tenaga kesehatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Yowari, Distrik Waibu, Kebupaten Jayapura, Papua, mendapat perlakukan tidak menyenangkan berupa penganiayaan dari keluarga pasien, pada Rabu malam (25/2/2026). Aksi penganiayaan itu dipicu pasien meninggal dunia setelah pihak keluarga dan rumah sakit sempat cekcok. 

Kepala Polres Jayapura Ajun Komisaris Besar Polisi Dionisius Helan, Kamis (26/2/2026), menjelaskan kronologi dugaan penganiyaan tersebut. Awalnya Rabu malam sekitar pukul 20.58 WIT, tenaga medis berinisial SS (32) dan Zr. HR (38) tengah piket jaga. Keduanya merupakan dokter jaga dan perawat jaga di IGD RSUD Yowari. 

Sementara terduga pelaku diketahui berinisial SS (69) yang merupakan orang tua dari pasien. Kejadian bermula ketika pasien SS (40), dalam kondisi kritis dan mendapat tindakan medis berupa resusitasi jantung paru oleh petugas medis.

Dalam situasi tersebut sempat terjadi adu argumen antara pihak keluarga pasien dengan tenaga medis.

Sekitar pukul 20.20 WIT, pasien dinyatakan meninggal dunia oleh dokter jaga. Kondisi tersebut diduga memicu reaksi emosional dari pihak keluarga yang kemudian berujung pada tindakan penganiayaan terhadap dokter dan perawat yang sedang bertugas.


Dionisius menegaskan, setiap peristiwa yang berpotensi mengganggu ketertiban umum, terlebih yang menyangkut keselamatan tenaga medis, akan ditangani secara profesional sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

"Kami mengimbau seluruh masyarakat untuk tetap menahan diri dan tidak melakukan tindakan yang melanggar hukum. Tenaga medis menjalankan tugas kemanusiaan yang harus dihormati dan dilindungi bersama," katanya.

Selain penanganan hukum, Polres Jayapura juga meningkatkan pengamanan usai kejadian guna mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas di lingkungan RSUD Yowari.

"Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari upaya deteksi dini dan menjaga stabilitas keamanan di wilayah hukum Polres Jayapura," ujarnya.

Dia menjelaskan pihaknya menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya pasien dan berharap seluruh pihak dapat menyikapi peristiwa tersebut dengan bijak serta mempercayakan proses penanganan kepada aparat penegak hukum.

Laporan : Wulan

Editor : Lisa

Wartawan MEDIA INDONESIA ASIA setiap bertugas selalu dilengkapi dengan KTA dan SURAT TUGAS, Jika ada yang mengaku Wartawan MEDIA INDONESIA ASIA tanpa di lengkapi dengan KTA Pers dan SURAT TUGAS segera Laporkan  Ke Pihak Berwajib atau langsung hubungi Redaksi Klik di sini

----------------------------------------------------------------------------------------------------

TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update
close
" " PT. MEDIA PERS INDONESIA " "