MEDIAINDONESIA.asia, TANGERANG - Ketua Umum Ormas Frent Banten Bersatu ( FBB ) merasa miris dan sedih, begitu mengetahui permohonan untuk konsumsi saat acara santunan anak yatim piatu dan kaum dhuafa, pada Rabu ( 11/2/2026 ) yang semula diajukan sebanyak 500 nasi box, kemudian disetujui 50 box, namun mirisnya, pada saat acara, bantuan konsumsi untuk para anak yatim tidak ada, yang ada hanya permohonan maaf dari bagian umum Asda 3.
Ketua DPD Ormas FBB Kota Tangerang, usai acara menjelaskan, " Dengan ini, saya selaku Ketua ormas Frent Banten Bersatu (FBB) Kota Tangerang merasa miris dan sedih, ketika mendengar laporan dari Ketua dan Sekretaris Panitia acara, bapak Mujianto dan bapak Suhodo, terkait sumbangsih dari pemerintah kota Tangerang khusus nya bagian umum di bawah Asda 3. Bahwa, tim panitia membuat proposal permohonan bantuan snack box dan Nasi box kepada pemerintah kota Tangerang untuk konsumsi atau makan anak yatim Piatu dan Dhuafa sebanyak 500 Box. Alhamdulilah pada H-1 diinfokan dan disetujui hanya 50 snack box. Tetapi pada hari H nya, bantuan itupun tak kunjung tiba. Yang datang hanya permohonan ma'af, itupun setelah acara selesai.
Jujur kami dari tim panitia kebingungan ke kurangan konsumsi. Yang mana kita sebagai panitia sudah memaping semua. Untung ada tempat makanan yang siap saji. Hingga semua bisa teratasi, konsumsi sebanyak 750 box. Kenapa kami minta ke pemerintah kota, karena kami masyarakat Kota Tangerang dan untuk di makan oleh masyarakat Kota Tangerang, khususnya anak-anak yatim piatu dan kaum dhuafa. Hemat kami, wajar meminta sumbangsih pada mereka.
Toh anggaran nya juga bukan anggaran pribadi, kan pakai anggaran daerah ( APBD ). Itu uang hasil dari pungutan pajak dari rakyat koq. Maka dari itu kami sebagai organisasi di kota Tangerang merasa kecewa dan di anak tiri kan oleh pemerintah kota Tangerang. Pinjam tempat untuk acara ke dinas budaya dan pariwisata tidak di kasih.
Sekali nya di kasih di jebak. Di kasih kabar min H satu, ga mungkin kan !! Jadi kami dari Ormas ke depan siap mengawal segala sesuatu dan sekecil apapun bentuk kebijakan pemerintah kota Tangerang yang menyangkut anggaran ", kata ketua DPD Ormas Frent Banten Bersatu (FBB) Yoefa Aristian dan juga di setujui oleh Ketua Umum H.Moch Soleh, MA.
Laporan : Soleh
Editor : Lisa
Wartawan MEDIA INDONESIA ASIA setiap bertugas selalu dilengkapi dengan KTA dan SURAT TUGAS, Jika ada yang mengaku Wartawan MEDIA INDONESIA ASIA tanpa di lengkapi dengan KTA Pers dan SURAT TUGAS segera Laporkan Ke Pihak Berwajib atau langsung hubungi Redaksi Klik di sini

