Notification

×

PSE

PDAM

Iklan 1

Iklan

Menuju Bulan Suci Ramadhan 1447 H

Translate

PSE

Ucapan Kaltara

Iklan1

Iklan

Menuju Bulan Suci Ramadhan 1447 H

Translate

Sopir Angkot Sukabumi Protes Odong-odong Masuk Trayek Resmi

Senin, 16 Februari 2026 | 8:21:00 PM WIB Last Updated 2026-02-16T12:21:27Z

MEDIAINDONESIA.asia, SUKABUMI - Puluhan sopir angkutan kota atau angkot jurusan Surade-Ujunggenteng dan Surade-Jampangkulon Kabupaten Sukabumi meluapkan kekesalannya di Terminal Surade, Senin (16/2/2026). 
Mereka memprotes maraknya kendaraan wisata jenis odong-odong atau wara-wiri yang nekat mengambil penumpang di jalur trayek resmi angkot.

Persaingan yang dianggap tidak sehat ini memicu aksi demonstrasi di depan Kantor UPTD Dinas Perhubungan Surade. Para sopir merasa ruang gerak mereka semakin terjepit oleh kehadiran kendaraan wisata yang beroperasi di luar area yang ditentukan.

"Iya, jelas terganggu. Angkot sekarang tidak ada orderan borongan, sementara wara-wiri atau odong-odong terus beroperasi di jalan raya yang memang ada trayek angkot," keluh salah seorang sopir yang enggan disebut namanya.

Menurut para sopir, kendaraan wara-wiri seharusnya memiliki batasan operasional yang jelas, yakni hanya di dalam kawasan objek wisata. Namun faktanya, kendaraan tersebut justru bebas melintas di jalan raya utama dan mengangkut penumpang umum, yang berimbas langsung pada penurunan pendapatan harian mereka.

"Mobil odong-odong atau wara-wiri itu kan dikhususkan di lokasi wisata, tapi malah beroperasi di jalan raya dan mengangkut penumpang,” ungkapnya.


Operasional Bakal Diatur

Kepala UPTD Dishub Surade, Isep Sopian, membenarkan bahwa sekitar 20 unit angkot telah mendatangi kantornya untuk menyampaikan aspirasi. Ia memastikan pihaknya tidak akan tinggal diam terkait keluhan tersebut.

"Benar, mereka datang menyampaikan aspirasi terkait operasional wara-wiri. Pihak kami akan segera menindaklanjuti dengan melakukan koordinasi serta evaluasi agar operasional kendaraan tersebut sesuai dengan ketentuan yang berlaku," tegas Isep.

Aksi yang berlangsung di bawah pengawalan petugas tersebut berakhir tertib. Para pengemudi angkot kini menanti langkah nyata dari pemerintah.

Agar pembagian wilayah kerja antara angkutan umum dan angkutan wisata segera dipertegas demi menjaga kelangsungan hidup para sopir lokal.

Liputan : Suryana

Editor : Lisa

Wartawan MEDIA INDONESIA ASIA setiap bertugas selalu dilengkapi dengan KTA dan SURAT TUGAS, Jika ada yang mengaku Wartawan MEDIA INDONESIA ASIA tanpa di lengkapi dengan KTA Pers dan SURAT TUGAS segera Laporkan  Ke Pihak Berwajib atau langsung hubungi Redaksi Klik di sini

TRANDING MIA INDONESIA

TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update