Notification

×

Iklan

Translate

Iklan

Translate

Status Darurat Longsor Cisarua KBB Dicabut, 74 Korban Teridentifikasi

Minggu, 08 Februari 2026 | 1:40:00 PM WIB Last Updated 2026-02-08T05:40:22Z

MEDIAINDONESIA.asia , JAWA BARAT Pemerintah Kabupaten Bandung Barat (KBB) telah mencabut status tanggap darurat bencana longsor di Pasirlangu, Cisarua, Kabupaten Bandung Barat per 6 Februari 2026, atau dua pekan sejak kejadian longsor pada, 24 Januari 2026.

Kepala Kantor SAR Bandung, Ade Dian Permana menyampaikan, hingga hari ke-14 Operasi SAR, Tim SAR Gabungan telah berhasil menemukan 94 bodypack, dengan 74 korban di antaranya telah teridentifikasi.

“Luas area pencarian lebih kurang 15,7 hektar kondisi medan yang masih labil serta dinamika cuaca menjadi tantangan utama dan berimplikasi pada keselamatan personil,” katanya, Minggu (8/2/2026).



Dari 77 bodypack yang telah diproses identifikasi, masih terdapat 17 bodypack yang dalam proses identifikasi lanjutan oleh Tim DVI sesuai prosedur forensik yang berlaku.

Meski masa darurat bencana berakhir, operasi SAR tetap dilanjutkan secara adaptif, dengan penyesuaian personel, metode, dan area pencarian selama masih terdapat warga dalam daftar nama Dalam Pencarian (DP).

Saat ini, kata Ade, operasi penanggulangan bencana longsor tersebut memasuki masa transisi dari tanggap darurat menuju pemulihan.

Penyesuaian pola operasi dilakukan dengan tetap membuka ruang penanganan terbatas apabila ditemukan informasi atau identifikasi baru yang kredibel.

Faktor Cuaca

Selain faktor cuaca, Tim SAR gabungan diaku menghadapi sejumlah tantangan lapangan, antara lain luasnya area pencarian di setiap worksite, material longsoran yang masih jenuh sehingga membatasi pergerakan alat berat.

Selain itu, debit air yang tidak memadai untuk mendukung pencarian menggunakan peralatan alkon, serta durasi kerja di lapangan yang sangat bergantung pada kondisi cuaca.

“Berdasarkan evaluasi teknis lapangan, keselamatan dan sosial kemasyarakatan operasi SAR memasuki masa transisi dari tanggap darurat menuju pemulihan,” katanya.

Laporan : suryana

Editor : Lisa

Wartawan MEDIA INDONESIA ASIA setiap bertugas selalu dilengkapi dengan KTA dan SURAT TUGAS, Jika ada yang mengaku Wartawan MEDIA INDONESIA ASIA tanpa di lengkapi dengan KTA Pers dan SURAT TUGAS segera Laporkan  Ke Pihak Berwajib atau langsung hubungi Redaksi Klik di sini

TRANDING MIA INDONESIA

TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update