Notification

×

PSE

PDAM

Iklan 1

Iklan

Translate

PSE

Ucapan Kaltara

Iklan1

Iklan

Translate

Buah Busuk di Menu Makan Gratis, Ortu SDN CBM Protes

Rabu, 18 Maret 2026 | 6:26:00 PM WIB Last Updated 2026-03-18T10:26:58Z

MEDIAINDONESIA,ASIA, SUKABUMI Menu dalam Program Makan Bergizi Gratis ( MBG ) di SDN CBM Pakujajar, Kota Sukabumi, tengah menjadi sorotan. Sejumlah orang tua murid melayangkan protes keras. Kualitas menu yang diberikan dinilai tidak layak. Mulai dari temuan buah busuk hingga adanya cicak di dalam kemasan makanan siswa.

Persoalan ini mencuat dalam pertemuan mediasi yang digelar pada Senin (16/3/2026). Pertemuan tersebut dihadiri oleh pihak sekolah, komite, orang tua murid, Satgas MBG Kota Sukabumi, serta pihak penyelenggara dari SPPG Citamiang.

Salah satu orang tua siswa, SA (39), mengungkapkan kekecewaannya terhadap kualitas makanan yang dianggap tidak konsisten sejak program ini berjalan pada akhir Januari 2026. Menurutnya, temuan makanan tidak layak sudah terjadi berulang kali.

"Masalah menunya tidak pernah sesuai, dari awal sampai sekarang menurut saya engga sesuai aja, dari belimbing mentah, pisang mentah, ubi yang asem, salak busuk, sampai ada makanan yang kemasukan cicak," ujar SA dikonfirmasi Rabu (18/3/2026).

Orang Tua meminta Standar Operasional Prosedur (SOP) yang ketat agar tidak merugikan siswa sebagai penerima manfaat.

"Harusnya semua itu sudah ada SOP-nya, tidak bisa sembarangan," tambah dia. 

Selain kualitas, dia juga menyoroti keterlambatan pengiriman menu yang sempat terjadi pada hari tersebut.


Kasatgas MBG Kota Sukabumi, Andri Setiawan telah melakukan mediasi untuk meredam kekecewaan orang tua murid. Terutama terkait penolakan buah semangka yang dinilai masih mentah.

"Ini buah-buahan, semangka mentah jadi ibu-ibu menolak. Akhirnya kita mediasi, karena mubazir juga kalau ditolak. Alhamdulillah dengan mediasi ini akan diterima besok, jam 9 atau 10 buahnya akan diganti," terang Andri.

Andri mengakui keluhan terkait buah yang tidak layak konsumsi sudah beberapa kali disampaikan. Dia memberikan peringatan keras kepada pihak penyelenggara agar kejadian serupa tidak terulang kembali.

"Ini sudah beberapa kali khususnya buah yang tidak sesuai, busuk atau tidak diharapkan. Saya berharap orang tua menyampaikan kepada SPPG, dan SPPG juga memberikan pernyataan apabila terjadi makanan yang tidak sesuai, ya mereka siap tidak melayani ke penerima manfaat," jelas dia.

SPPG Buka Suara

Menanggapi keluhan tersebut, Kepala SPPG Citamiang, Ali Muhammad, mengakui adanya kendala teknis dalam pengiriman dan kontrol kualitas buah.  

Dia menjelaskan bahwa keluhan utama orang tua murid berkaitan dengan tingkat kematangan buah yang tidak seragam.

"Tadi memang pengiriman sedikit terlambat, mungkin dengan tidak meratanya kematangan buah, itu aja keluhan dari orang tua siswa. Permintaannya pergantian buah, dengan komitmen bahwa tidak akan terulang lagi," jelas Ali.

Ali menambahkan bahwa pihaknya sulit memantau kematangan jenis buah tertentu, seperti semangka, hanya dari tampilan luar.  Meski demikian, pihaknya menyatakan terbuka terhadap setiap saran. 

"Kami akan selalu siap menerima saran dan masukan dari orang tua murid atau dari mana pun, selagi untuk kebaikan SPPG mengapa tidak," imbuhnya.

Oleh : Suryana

Editor : Riska

Wartawan MEDIA INDONESIA ASIA setiap bertugas selalu dilengkapi dengan KTA dan SURAT TUGAS, Jika ada yang mengaku Wartawan MEDIA INDONESIA ASIA tanpa di lengkapi dengan KTA Pers dan SURAT TUGAS segera Laporkan  Ke Pihak Berwajib atau langsung hubungi Redaksi Klik di sini

----------------------------------------------------------------------------------------------------


Untuk Streaming MEDIA INDONESIA ASIA klik gambar
TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update
close
" MEDIA INDONESIA ASIA "