MEDIAIDONESIA.ASIA, JAKARTA - Anggota DPRD DKI Jakarta August Hamonangan meminta Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk membenahi permasalahan sampah secara tuntas di daerah setempat.
Berdasarkan keterangannya, ia menyororti saat ini ada beberapa titik penanganan yang masih buruk dan mengganggu kenyamanan warga sekitar, termasuk Tempat Penampungan Sementara (TPS) Rawajati.
"Sama-sama kita ketahui bahwa masalah sampah masih bertebaran dan bertumpuk di sekitar masyarakat. Salah satu contohnya adalah TPS Rawajati di samping Stasiun Kalibata," ujar August, Rabu 4 Maret 2026 seperti dilansir Antara.
Dia mengingatkan bahwa Undang-Undang Dasar (UUD) 1945 Pasal 28 Huruf h yang ditindaklanjuti dengan Undang-Undang tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup menegaskan setiap warga negara berhak untuk mendapatkan lingkungan hidup yang baik dan bersih.
Oleh karena itu, August mengharapkan komitmen Pemprov DKI Jakarta untuk mewujudkan lingkungan hidup yang nyaman dengan memperhatikan kebersihan dan kesehatan lingkungan.
Dia mengatakan, masih menemukan ada beberapa kasus mengenai tempat tinggal di Jakarta yang masih kurang layak huni.
Hal ini, kata August, menunjukkan upaya Pemprov DKI Jakarta untuk menangani sampah belum membuahkan hasil yang diinginkan.
Ia mendorong adanya evaluasi menyeluruh terhadap sistem pengangkutan dan pengelolaan sampah, termasuk peningkatan fasilitas TPS serta pengawasan rutin di lapangan.
Edukasi kepada masyarakat soal pemilahan sampah dari rumah juga dinilai penting agar volume sampah dapat ditekan dan tidak terus menumpuk di berbagai titik.
Kinerja Pemprov DKI Belum Optimal
Terkait kinerja Pemprov DKI, August mencontohkan kegagalan pengelolaan sampah terutama di TPS Rawajati dan Pasar Jaya Pasar Minggu, Jakarta Selatan.
Pengelolaan sampah di kedua lokasi tersebut dinilai buruk dan mengganggu kenyamanan, sehingga menimbulkan keluhan warga di sekitarnya.
"Warga sudah mengeluhkan masalah sampah bertumpukan di tengah kota. Kemudian masalah sampah di Pasar Jaya, Pasar Minggu juga memperihatinkan," ucap August.
Untuk itu, August mendesak agar Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung segera mengatasi permasalahan tersebut supaya tidak menjadi isu yang lebih besar lagi di masyarakat.
Ia juga menilai, penanganan yang lambat dapat berdampak pada kesehatan warga, menimbulkan bau tidak sedap, serta mencoreng wajah ibu kota sebagai pusat pemerintahan dan perekonomian nasional.
Selain itu, tambah August, diperlukan langkah cepat, terukur, dan berkelanjutan agar persoalan sampah tidak terus berulang setiap tahun.
Ke depan, ia berharap masalah ini dapat segera ditangani dengan penuh tanggung jawab dan kolaborasi bersama lapisan masyarakat.
Oleh : Mirna
Wartawan MEDIA INDONESIA ASIA setiap bertugas selalu dilengkapi dengan KTA dan SURAT TUGAS, Jika ada yang mengaku Wartawan MEDIA INDONESIA ASIA tanpa di lengkapi dengan KTA Pers dan SURAT TUGAS segera Laporkan Ke Pihak Berwajib atau langsung hubungi Redaksi Klik di sini


