Notification

×

PSE

PDAM

Iklan 1

Iklan

Translate

PSE

Ucapan Kaltara

Iklan1

Iklan

Translate

H-2 Lebaran, Puluhan Satpam Pakuwon Mall Bekasi Keluhkan THR Belum Cair

Kamis, 19 Maret 2026 | 8:39:00 AM WIB Last Updated 2026-03-19T00:39:11Z

MEDIAINDONESIA.ASIA, KOTA BEKASI - Menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 H/2026, puluhan tenaga keamanan (satpam) yang bertugas di kawasan Pakuwon Mall Bekasi mengaku belum menerima Tunjangan Hari Raya (THR). Situasi ini menjadi sorotan karena terjadi saat waktu telah memasuki H-2 Lebaran, ketika kebutuhan ekonomi para pekerja meningkat tajam.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, dana THR disebut telah disalurkan oleh pihak manajemen mall kepada vendor penyedia jasa keamanan (outsourcing). Namun hingga kini, para pekerja mengaku belum menerima hak tersebut, baik secara utuh maupun disertai penjelasan yang jelas.

Salah satu komandan regu (Danru) yang enggan disebutkan namanya menyampaikan bahwa manajemen mall telah menyalurkan dana tersebut kepada vendor lama, yakni PT Security Phisik Dinamika (SPD).

“Kami mendapat informasi bahwa dana THR sudah dibayarkan ke vendor. Tetapi sampai sekarang kami belum menerima apa pun, bahkan penjelasan resmi pun belum ada,” ujarnya kepada Wartawan, Rabu (18/03/2026).

BACA JUGA :

APCI: Aturan Batas Nikotin dan Tar Ancam Eksistensi Rokok Kretek serta Nasib 1,5 Juta Petani Cengkih

Para pekerja juga menyoroti sistem penggajian yang selama ini diterapkan. Mereka menyebut adanya keterangan bahwa THR telah dialokasikan dan dibayarkan secara bertahap melalui gaji bulanan. Namun, transparansi terkait rincian dan mekanisme perhitungannya dinilai tidak pernah disampaikan secara terbuka.

“Disebutkan sudah termasuk dalam gaji bulanan, tetapi kami tidak pernah mengetahui detailnya. Saat ini, keberadaan THR tersebut justru tidak jelas,” ungkapnya.


Kekecewaan para pekerja semakin bertambah akibat minimnya komunikasi dari pihak vendor. Upaya konfirmasi yang dilakukan sejumlah satpam disebut belum membuahkan kejelasan. Bahkan, muncul dugaan adanya hambatan komunikasi saat pekerja mencoba meminta kepastian.

“Sudah beberapa kali dihubungi, tetapi jawabannya masih tidak pasti. Kami belum mendapatkan kepastian apa pun,” kata Danru.

“Ada Danru kami yang nomornya diblokir setelah menanyakan THR,” tambah salah satu anggota security di lokasi.

Hingga saat ini, sekitar 30 hingga 35 satpam yang bertugas di lokasi tersebut dilaporkan belum menerima THR. Dengan waktu yang semakin mendekati Hari Raya, harapan para pekerja untuk memperoleh haknya sebelum Lebaran pun semakin menipis.

“Sekarang sudah H-2 Lebaran. Harapan kami untuk menerima THR sebelum hari raya terasa semakin kecil,” ujarnya.

Para pekerja mengungkapkan bahwa persoalan serupa sebelumnya juga pernah terjadi. Pada tahun lalu, vendor yang sama disebut mengalami keterlambatan dalam pembayaran gaji. Meskipun akhirnya dibayarkan setelah menjadi perhatian publik, keterlambatan tersebut tetap menimbulkan keresahan di kalangan pekerja. Situasi inipun mendorong para satpam mempertanyakan komitmen dan kredibilitas PT. SPD dalam memenuhi kewajibannya terhadap tenaga kerja.

Sementara itu, para pekerja berharap adanya kejelasan serta realisasi pembayaran hak mereka dalam waktu dekat.

Hingga berita ini diterbitkan, Wartawan Mediaindonesia.asia masih terus berupaya melakukan konfirmasi ke pihak-pihak  terkait guna menghadirkan informasi yang utuh dan berimbang. 

Liputan : Ode

Editor : Riska

Wartawan MEDIA INDONESIA ASIA setiap bertugas selalu dilengkapi dengan KTA dan SURAT TUGAS, Jika ada yang mengaku Wartawan MEDIA INDONESIA ASIA tanpa di lengkapi dengan KTA Pers dan SURAT TUGAS segera Laporkan  Ke Pihak Berwajib atau langsung hubungi Redaksi Klik di sini

----------------------------------------------------------------------------------------------------


Untuk Streaming MEDIA INDONESIA ASIA klik gambar
TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update
close
" MEDIA INDONESIA ASIA "