MEDIAINDONESIA.ASIA, WASHINGTON DC - Suami dan anak tak sabar menunggu Sersan Kelas Satu Nicole Amor pulang ke rumah mereka di White Bear Lake, Minnesota. Namun, kabar menyakitkan itu datang justru beberapa hari sebelum rencana kepulangannya.
Pesawat tak berawak milik Iran menyerang pusat komando di Kuwait. Nicole Amor dan lima anggota militer AS lainnya tewas. Perang telah membuat ibu dua anak itu kehilangan nyawa. Dan anak-anak mereka, kehilangan sosok ibu.
“Dia hampir sampai rumah,” kata suaminya, Joey Amor, seperti dikutip dari Associated Press, Kamis (5/3/2026).
Nicole Amor sangat menyukai berkebun. Biasanya, dia menghabiskan waktu di kebun bersama putranyayang kini duduk di kelas 12 SMA. Dia juga memiliki hobi bermain sepatu roda dan bersepeda. Untuk hobinya ini, dijalani bersama putrinya yang duduk di kelas 4 SD.
Menyakitkan. Satu kata yang mewakili perasaan Joey Amor. Tidak pernah terbayangkan dalam diri Joey, hidup istrinya berakhir di Kuwait.
“Anda tidak pergi ke Kuwait dengan berpikir sesuatu akan terjadi, dan baginya untuk menjadi salah satu yang pertama – itu menyakitkan.”
Joey menceritakan hari-hari terakhir sebelum kematian sang istri. Seminggu sebelum serangan drone Iran, Nicole Amor dipindahkan dari pangkalan ke sebuah bangunan mirip kontainer yang tidak memiliki pertahanan.
Mereka berpencar karena takut pangkalan tempat mereka berada akan diserang. Mereka merasa lebih aman dalam kelompok kecil di tempat yang terpisah.
Di hari saat serangan terjadi, istrinya bekerja dengan shift panjang. Joey terakhir kali berbicara dengannya sekitar dua jam sebelum sang istri tewas. Mereka saling mengirim pesan. Istrinya sempat bercerita kalau dua tersandung dan jatuh.
“Ia tidak membalas pesan di pagi harinya,” katanya.
Nicole Amor dan prajurit Cadangan Angkatan Darat tersebut bekerja di bidang logistik. Mereka bertugas memasok makanan dan peralatan untuk pasukan yang bertugas.
Mereka yang tewas juga termasuk Kapten Cody Khork (35), dari Winter Haven, Florida; Sersan Kelas Satu Noah Tietjens (42) dari Bellevue, Nebraska; dan Sersan Declan Coady (20) dari West Des Moines.
“Mereka dengan berani membela negara kita, dan pengorbanan mereka tidak akan pernah dilupakan,” kata Sekretaris Angkatan Darat Daniel Driscoll.
Laporan : Nasir
Editor : Lisa
Wartawan MEDIA INDONESIA ASIA setiap bertugas selalu dilengkapi dengan KTA dan SURAT TUGAS, Jika ada yang mengaku Wartawan MEDIA INDONESIA ASIA tanpa di lengkapi dengan KTA Pers dan SURAT TUGAS segera Laporkan Ke Pihak Berwajib atau langsung hubungi Redaksi Klik di sini





