Notification

×

PSE

PDAM

Iklan 1

Iklan

Translate

PSE

Ucapan Kaltara

Iklan1

Iklan

Translate

Klarifikasi Ahmad Luthfi Soal Pengakuan Fadia Arafiq Ditangkap KPK Saat Bersamanya

Kamis, 05 Maret 2026 | 10:30:00 AM WIB Last Updated 2026-03-05T04:58:28Z

MEDIAINDONESIA.ASIA, JATENG - Gubernur Jateng Ahmad Luthfi memberikan klarifikasi terkait klaim Bupati Pekalongan Fadia Arafiq yang mengaku sempat ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi saat bersamanya.

"Saya malah baru tahunya pas Selasa pagi dari media," kata dia di Jateng, Rabu 4 Maret 2026.

Meski demikian, Ahmad Luthfi tak membantah bertemu Fadia di kediamannya pada Senin 3 Maret 2026. Namun, pertemuan tersebut tak hanya berdua saja, tapi turut hadir Bupati Tegal dan Wakil Bupati Purbalingga demi membahas program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah masing-masing untuk persiapan rapat koordinasi program tersebut keesokan harinya.

"Senin malam itu saya ada acara buka bersama teman-teman Anshor. Setelah itu Bupati Pekalongan, Bupati Tegal, dan Wakil Bupati Purbalingga laporan progres MBG. Kemudian Bu Fadia minta izin tidak bisa ikut rakor pada hari Selasa bersama Pak Menteri. Setelah selesai, masing-masing pulang," ungkap dia.

Ahmad Luthfi pun mengungkapkan, apa yang terjadi oleh Bupati pekalongan menjadi pembelajaran semua pemimpin di Jateng, termasuk para ASN untuk terus menciptakan pemerintahan yang bersih dan baik.


Menurut dia, pejabat publik harus menjadi suri tauladan, karena itu harus menjadi contoh yang baik.

"Harus jadi contoh yang baik, Dengan cara apa? Ya birokrasi yang sehat, bersih dan sesuai rule of law," tutur Ahmad Luthfi.

Pengakuan Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Kena OTT KPK saat Bersama Gubernur Jateng

Sebelumnya, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq muncul dengan mengenakan rompi oranye Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang disebut-sebut telah ditetapkan sebagai tersangka korupsi.

Ketika ditanya oleh para jurnalis yang telah menunggunya, Fadia mengaku ditangkap KPK di rumahnya saat bersama dengan Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi.

"Saya tidak OTT, tidak ada barang apapun yang diambil, dan pada saat penangkapan saya, mereka menggerebek ke rumah (Pekalongan), saya sedang sama Pak Gubernur Jawa Tengah (di Semarang), jadi saya tidak ada OTT apapun," ujar Fadia di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Rabu (4/3/2026).

Ketika ditanya dalam rangka apa atau sedang membahas apa dengan Gubernur Jateng, dia mengaku membahas ketidakhadiran dalam acara terkait program Makan Bergizi Gratis (MBG).

“Membahas izin, sebab saya enggak bisa hadir acara MBG,” katanya.

Sementara itu, dia mengaku bingung dengan KPK atas penangkapannya tersebut.

“Jadi, saya tidak ada OTT apa pun, dan barang serupiah pun (tidak diambil). Demi Allah enggak ada,” ujarnya. Wati**

Editor : Lisa

Wartawan MEDIA INDONESIA ASIA setiap bertugas selalu dilengkapi dengan KTA dan SURAT TUGAS, Jika ada yang mengaku Wartawan MEDIA INDONESIA ASIA tanpa di lengkapi dengan KTA Pers dan SURAT TUGAS segera Laporkan  Ke Pihak Berwajib atau langsung hubungi Redaksi Klik di sini

----------------------------------------------------------------------------------------------------

TRANDING MIA INDONESIA

TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update