MEDIAINDONESIA.ASIA, JAWA BARAT - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung, Jawa Barat telah mencatat sejumlah titik rawan kemacetan jelang arus mudik dan arus balik lebaran 2026 ini. Ratusan personel gabungan pun disiagakan di pos-pos pengamanan dan pelayanan yang tersebar di sejumlah wilayah.Bupati Bandung Dadang Supriatna menyampaikan, Operasi Ketupat akan berlangsung mulai tanggal 13-25 Maret 2026, dengan pengamanan jalur mudik tetap dilakukan hingga 29 Maret 2026.
Sebanyak 21 Pos Pengamanan dan Pos Pelayanan serta 1 Pos Terpadu di Nagreg disiapkan untuk mendukung kelancaran mudik. Pengamanan melibatkan 975 personel Polri, 150 personel TNI, serta dukungan pemerintah daerah dan relawan, lengkap dengan fasilitas istirahat, layanan kesehatan, hingga informasi bagi pemudik.
"Dari 21 pos pengamanan dan 1 pos induk di Nagreg itu harus betul-betul lengkap," katanya saat Rapat Koordinasi Khusus Persiapan Pengamanan Hari Raya Idul Fitri 1447 H/2026 di Gedung Moch. Toha Soreang, Sabtu 7 Maret 2026.
Dia mengatakan, Pemkab Bandung juga mengantisipasi potensi kemacetan, kecelakaan, bencana alam, hingga gangguan keamanan dengan menyiapkan mobil derek, ambulans, alat berat, perbaikan jalan, serta penguatan keamanan lingkungan agar perjalanan masyarakat tetap aman dan nyaman.
Laporan : Suryana
Editor : Riska
Wartawan MEDIA INDONESIA ASIA setiap bertugas selalu dilengkapi dengan KTA dan SURAT TUGAS, Jika ada yang mengaku Wartawan MEDIA INDONESIA ASIA tanpa di lengkapi dengan KTA Pers dan SURAT TUGAS segera Laporkan Ke Pihak Berwajib atau langsung hubungi Redaksi Klik di sini


