Notification

×

PSE

PDAM

Iklan 1

Iklan

Translate

PSE

Ucapan Kaltara

Iklan1

Iklan

Translate

Pastikan Keamanan Makan Bergizi Gratis, 104 Dapur SPPG di Kepri Kantongi Sertifikat Layak Higiene

Senin, 23 Maret 2026 | 3:16:00 PM WIB Last Updated 2026-03-23T07:16:40Z

MEDIAINDONESIA.ASIA, RIAU - Sebanyak 104 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) telah memenuhi Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) sebagai syarat operasional dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Kepala Regional SPPG Kepri Anindita Ayu memastikan hingga saat ini tidak ada dapur SPPG di Kepulauan Riau yang dihentikan operasionalnya seperti yang terjadi di sejumlah daerah lain.

“Di Kepri tidak ada yang dihentikan. Semuanya sudah dalam proses dan sebagian besar sudah mendaftar SLHS,” ujarnya saat dihubungi di Batam, Senin (23/3/2026) .


“Dari total 205 dapur SPPG di Kepri, sebanyak 104 sudah memiliki sertifikat (SLHS) tersebut,” sambungnya.

Dia mengatakan proses verifikasi dan pemenuhan persyaratan masih terus berjalan untuk dapur lainnya.

Bersama Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Kepri, pihaknya terus melakukan pemantauan dan pendampingan agar seluruh dapur dapat memenuhi standar yang ditetapkan.

“Kami bekerja sama dengan pihak Dinkes Provinsi untuk melakukan pengecekan berkala dan memastikan semua SPPG memenuhi ketentuan,” katanya.

Sementara itu Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Batam Meldasari menyebut setiap SPPG wajib memiliki SLHS paling lambat satu bulan sejak ditetapkan sebagai dapur MBG.

Ketentuan tersebut mengacu pada surat edaran Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI terkait percepatan penerbitan SLHS untuk SPPG.

Puskesmas terdekat melakukan pendampingan dan verifikasi dokumen, dilanjutkan dengan inspeksi kesehatan lingkungan oleh Dinkes setempat,” katanya.

Selain itu dapur juga wajib melengkapi sejumlah persyaratan, mulai dari dokumen penetapan, denah dapur, hingga sertifikat keamanan pangan bagi penjamah makanan.

“Setelah verifikasi dokumen, akan dilakukan inspeksi kesehatan lingkungan dan uji sampel untuk memastikan dapur benar-benar layak,” ujarnya.

Laporan : Sukri

Editor : Riska

Wartawan MEDIA INDONESIA ASIA setiap bertugas selalu dilengkapi dengan KTA dan SURAT TUGAS, Jika ada yang mengaku Wartawan MEDIA INDONESIA ASIA tanpa di lengkapi dengan KTA Pers dan SURAT TUGAS segera Laporkan  Ke Pihak Berwajib atau langsung hubungi Redaksi Klik di sini

----------------------------------------------------------------------------------------------------


Untuk Streaming MEDIA INDONESIA ASIA klik gambar
TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update
close
" MEDIA INDONESIA ASIA "