Notification

×

PSE

PDAM

Iklan 1

Iklan

Translate

PSE

Ucapan Kaltara

Iklan1

Iklan

Translate

Yayasan Hutan Tropis Bangun Gudang Resiliensi untuk Pemulung Bantargebang

Jumat, 17 April 2026 | 7:35:00 PM WIB Last Updated 2026-04-17T11:35:52Z

MEDIAINDONESIA.ASIA, KOTA BEKASI - Yayasan Hutan Tropis (YHT) yang terafiliasi dengan Earthworm Foundation, sebuah organisasi nirlaba, bersama Komunitas Pemulung Bantargebang Sejahtera (KPBS) meresmikan Gudang Resiliensi Pemulung di kawasan Bantargebang, Kota Bekasi, Jawa Barat, Kamis (16/4/2026).

Peresmian gudang yang berlokasi di Kampung Cisalak, Kelurahan Sumur Batu, Kecamatan Bantargebang itu turut melibatkan sejumlah mitra program, yakni PT Fajar Surya Wisesa, PT Bintang Baru Mega Raya (BBMR). Inisiatif ini merupakan bagian dari program yang didukung oleh Nestlé.

Nofri Iswandi dari Yayasan Hutan Tropis menyampaikan bahwa fasilitas gudang tersebut berfungsi sebagai pusat pengumpulan, penyimpanan sementara, dan konsolidasi material kertas hasil kerja pemulung.

"Gudang ini diharapkan menjadi sarana pendukung untuk meningkatkan pendapatan, keselamatan kerja, serta penguatan sistem pengelolaan material yang lebih terstruktur bersama kelompok pemulung dan KPBS," kata Nofri.

Sementara itu, Maruli Sitompul, Sustainability Manager Nestlé, menyampaikan bahwa pembangunan gudang tersebut merupakan salah satu bentuk kepedulian perusahaan terhadap komunitas pemulung dan bagian dari komitmen perusahaan untuk memastikan rantai pasok kemasan produk berasal dari bahan-bahan daur ulang.


"Pembangunan Gudang Resiliensi Pemulung ini merupakan bentuk kepedulian Nestlé terhadap pemulung agar rantai pasok daur ulang tetap terjaga," ujarnya.

Dia menambahkan bahwa program ini bertujuan memfasilitasi pemulung untuk meningkatkan perekonomian keluarga. Selain itu, edukasi keselamatan kerja juga akan menjadi bagian penting dari program tersebut.

"Dengan menggandeng KPBS, yang memang benar-benar komunitas pemulung, saya berharap Gudang Resiliensi Pemulung bisa berkembang dan mensejahterakan kehidupan pemulung," tambahnya.

Adapun Ketua KPBS Narpan Apong menyambut baik hadirnya fasilitas tersebut. Menurutnya, gudang ini merupakan wujud nyata perhatian berbagai pihak terhadap nasib pemulung di Bantargebang.

"Kami sangat mengapresiasi dibangunnya gudang ini. Kami berharap fasilitas ini dapat beroperasi secara berkelanjutan dan benar-benar memberikan manfaat nyata bagi para pemulung," kata Apong.

Rangkaian acara peresmian ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman kerja sama oleh seluruh pihak yang terlibat. Sejumlah prosesi simbolis turut memeriahkan jalannya acara, mulai dari pemakaian alat pelindung diri (APD) kepada pemulung hingga pemotongan tumpeng dan doa.

Selain fasilitas gedung, para pemulung juga akan mendapatkan pendampingan yang mencakup akses terhadap proteksi sosial, serta penguatan kapasitas kelembagaan, guna memastikan keberlanjutan program dan peningkatan kesejahteraan mereka secara berkelanjutan. 

Liputan : Ode

Editor : Lisa

Wartawan MEDIA INDONESIA ASIA setiap bertugas selalu dilengkapi dengan KTA dan SURAT TUGAS, Jika ada yang mengaku Wartawan MEDIA INDONESIA ASIA tanpa di lengkapi dengan KTA Pers dan SURAT TUGAS segera Laporkan  Ke Pihak Berwajib atau langsung hubungi Redaksi Klik di sini


----------------------------------------------------------------------------------------------------

TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update
close
" " MEDIA INDONESIA ASIA " "