Notification

×

PSE

Iklan 1

Berita hari ini, Informasi Untuk Masa Depan

PDAM

Iklan

Translate

iklan kosong

Iklan tiga gambar

Ucapan Kaltara

Iklan1

.........

Translate

Dosen Unkriswina Sumba Dilaporkan Cabuli Mahasiswi

Jumat, 29 Mei 2026 | 2:06:00 PM WIB Last Updated 2026-05-30T04:31:50Z

MEDIAINDONESIA.ASIA, NTT - Dosen Universitas Kristen Wira Wacana (Unkriswina) berinisial RAL dilaporkan ke polisi atas dugaaan pelecehan terhadap mahasiswi, JMS (20). Dugaan pelecehan seksual itu terjadi di rumah RAL di Kecamatan Kanatang, Kabupaten Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Kapolres Sumba Timur AKBP Gede Harimbawa mengatakan kasus dugaan pelecehan yang melibatkan dosen itu sudah dilaporkan dan sedang dalam proses penyelidikan.

Kasus itu bermula saat kakak JMS, yakni RS tidak melihat adiknya berada di rumah pada Senin (25/5/2026) sekitar pukul 19.00 Wita. Kondisi itu membuat RS curiga.

RS kemudian mengecek keberadaan JMS melalui aplikasi GPS Maps. Dari hasil pelacakan, JMS diketahui berada di Kelurahan Temu. RS lalu mendatangi lokasi sesuai titik koordinat tersebut.

Setibanya di lokasi, RS mendapati titik koordinat berada di rumah RAL. Ia kemudian mengetuk pintu rumah dosen ilmu hukum tersebut untuk memastikan keberadaan adiknya.

Setelah beberapa kali mengetuk pintu, RAL akhirnya keluar. Kepada RAL, RS mengaku sedang mencari dan memastikan keberadaan JMS. Namun, RAL menyebut JMS sedang berada di rumah temannya.



RS lalu mengajak RAL untuk bersama-sama mencari. Namun sebelum berangkat, RS meminta untuk masuk mengecek ke dalam rumah, tapi ditolak RAL.

Setelah didesak berulang kali, RAL akhirnya mempersilakan RS masuk ke dalam rumah. Saat itulah RS mendapati JMS berada di dalam rumah RAL.

Terbongkar Modus Pelaku

RS membawa korban ke Polres Sumba Timur untuk melaporkan kasus tersebut. Berdasarkan keterangannya kepada polisi, JMS mengaku telah dilecehkan sebanyak tiga kali oleh RAL.

“Korban sudah kami periksa dan sudah divisum. Saksi-saksi yang mengetahui kasus tersebut untuk diperiksa,” terang Gede.

"Modusnya, pelaku meminta korban ke rumahnya untuk membantu mengerjakan tugas," sambungnya.

Sementara itu, RAL belum merespons permintaan konfirmasi melalui telepon maupun chat WhatsApp.

Laporan : Wulan

Editor : Lisa

Wartawan MEDIA INDONESIA ASIA setiap bertugas selalu dilengkapi dengan KTA dan SURAT TUGAS, Jika ada yang mengaku Wartawan MEDIA INDONESIA ASIA tanpa di lengkapi dengan KTA Pers dan SURAT TUGAS segera Laporkan  Ke Pihak Berwajib atau langsung hubungi Redaksi Klik di sini

----------------------------------------------------------------------------------------------------

TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update
close
" " PT. MEDIA PERS INDONESIA " "