Notification

×

PSE

Iklan 1

Berita hari ini, Informasi Untuk Masa Depan

PDAM

Iklan

Translate

iklan kosong

Iklan tiga gambar

Ucapan Kaltara

Iklan1

.........

Translate

Polda Metro Jaya Selidiki Dugaan Prostitusi Anak di Blok M

Kamis, 21 Mei 2026 | 9:50:00 AM WIB Last Updated 2026-05-21T01:50:51Z

MEDIAINDONESIA.ASIA, JAKARTA - Polisi belum menemukan bukti valid terkait dugaan prostitusi anak yang menyeret warga negara asing di kawasan Blok M, Jakarta Selatan.

“Sejauh ini masih belum ditemukan informasi yang valid terkait lokasi kejadian, waktu, maupun identitas korban,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto, Rabu (20/5/2026) malam.

Budi mengatakan penyelidikan dilakukan Direktorat Siber usai muncul unggahan di media sosial terkait dugaan prostitusi anak. Direktorat PPA dan PPO Polda Metro Jaya juga ikut mendalami kasus tersebut.

“Direktorat PPA PPO sudah berkoordinasi dengan KPAI, Imigrasi, termasuk kemarin ada kunjungan dari Wakil Menteri PPA,” ujarnya.

Budi menegaskan kasus perempuan dan anak menjadi prioritas Polda Metro Jaya. Dia meminta masyarakat yang memiliki informasi valid segera melapor melalui layanan 110.

“Ini menjadi prioritas utama Polda Metro Jaya untuk didalami. Jika masyarakat memiliki informasi valid yang bisa menjadi dasar penyelidikan, segera hubungi layanan 110 Kepolisian,” tandasnya.


Viral Prostitusi Anak di Blok M

Sebelumnya, viral video yang memperlihatkan dugaan praktik prostitusi di Blok M yang melibatkan anak di bawah umur.

“Dugaan prostitusi di Blok M masih dalam pendalaman Direktorat PPA/PPO bersama Direktorat Siber dan Polres Metro Jakarta Selatan,” kata Budi.

Budi mengatakan informasi awal kasus tersebut berasal dari unggahan media sosial. Karena itu, polisi meminta masyarakat yang mengetahui praktik tersebut segera melapor.

Kasus ini mencuat setelah beredar unggahan akun media sosial berbahasa Jepang. Dalam unggahan sekitar September hingga November 2025, akun tersebut diduga mencari anak perempuan berusia 16 hingga 17 tahun.

Salah satu unggahan menyebut anak perempuan itu ditemui di pinggiran Jakarta dengan bayaran Rp200 ribu. Unggahan lain menyebut seorang anak perempuan berusia 17 tahun diantar agen ke hotel.

Laporan : Mirna

Editor : Riska

Wartawan MEDIA INDONESIA ASIA setiap bertugas selalu dilengkapi dengan KTA dan SURAT TUGAS, Jika ada yang mengaku Wartawan MEDIA INDONESIA ASIA tanpa di lengkapi dengan KTA Pers dan SURAT TUGAS segera Laporkan  Ke Pihak Berwajib atau langsung hubungi Redaksi Klik di sini

----------------------------------------------------------------------------------------------------

TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update
close
" " PT. MEDIA PERS INDONESIA " "