Notification

×

PSE

PDAM

Iklan 1

Berita hari ini, Informasi Untuk Masa Depan

Iklan

Translate

PSE

Ucapan Kaltara

Iklan1

Iklan

Translate

Polda NTT Bongkar Penyelundupan 11 Juta Rokok Ilegal China Senilai Rp23,1 M

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:25:00 PM WIB Last Updated 2026-05-02T04:25:55Z

MEDIAINDONESIA.ASIA, NTT - Polda Nusa Tenggara Timur (NTT) bersama Kantor Bea Cukai Atambua membongkar penyelundupan 11 juta batang rokok ilegal yang melibatkan warga negara asing (WNA) China. Untuk mengelabui petugas, seluruh rokok ini dikemas dalam bungkusan merek rokok ternama yang dilengkapi pita cukai palsu.

"Ada 11 juta batang rokok jenis SPM atau Sigaret Putih Mesin dengan pita cukai palsu yang nilai barangnya Rp 23,1 miliar," ungkap Kapolda NTT Irjen Pol Rudi Darmoko.

Rudi menyebut tiga Warga Negara Asing (WNA) asal Cina yang terlibat yaitu Li Shenger (46) selaku penyewa gudang dan pengelola utama, Lin Jingwei (36) selaku penanggung jawab distribusi dan operasional, kemudian Hu Ren Hao yang bertugas pelaksana teknis menghimpun barang.

Dia menyebut wilayah perbatasan memiliki kerawanan yang tinggi. Sehingga dalam pengungkapan ini, tim gabungan Polres Belu bekerjasama dengan tim dari Bea Cukai Atambua.

"Peredaran rokok ilegal tidak saja merugikan negara tetapi mengganggu ekosistem usaha yang sehat dan berkeadilan. Polda NTT akan melakukan penindakan secara tegas dan berkelanjutan," kata dia.

Kasus bermula dari laporan pada 4 Desember 2025 atas operasi intelejen Tim Unit IV Satintelkam Polres Belu terhadap warga China yang terindikasi melakukan perbuatan ilegal.

"Adanya aktivitas asing di salah satu rumah di Jalan MT Haryono Kelurahan Tanukik Kota Atambua, Kabupaten Belu," kata Kapolres Belu Gede Astawa.

Setelah berkoordinasi dengan pihak keimigrasian dan bea cukai, petugas akhirnya menemukan penampungan rokok ilegal.

"Salah satu pelaku berkebangsaan Timor Leste berinisial YL yang melakukan kegiatan ilegal di rumah tersebut," jelasnya.

Barang bukti di rumah tersebut berupa Marlboro Gold sebanyak 98 slof dan Marlboro Merah sejumlah 12 slof dan 4 bungkus, juga 2 slof rokok merk Cina.


Kemudian di rumah kedua, jelas dia, yaitu di Kecamatan Lolowa ditemukan lagi barang lainnya yang serupa dengan rumah pertama dan dominan merek Marlboro.

Distribusi rokok ini, kata dia, berawal dari China melalui perairan ke Timor Leste berlanjut ke wilayah Belu pada dini hari sebanyak 50 bal tiap kali pengantaran.

"Mereka menggunakan perahu," kata dia.

Merek Rokok dan Cukai Palsu

Kepala Bea Cukai Atambua, Depdika Sevanu Rismawan mengungkapkan, jutaan batang rokok ini kini menjadi barang sitaan milik negara. Menurutnya, para pelaku mengumpulkan rokok-rokok palsu ini dengan tujuan distribusi di wilayah perbatasan yaitu Timor Tengah Utara (TTU) dan Belu.

"Informasinya sudah ada upaya penyewaan kontainer untuk didistribusikan ke berbagai daerah. Tapi syukur itu belum terjadi," ungkap dia.

Salah satu fakta menarik yaitu peredaran ini yang terbesar secara nasional dengan memakai jalur Timur Indonesia, tidak lagi wilayah Barat yang telah makin diperketat pengamanan. Selain itu, tidak saja pemalsuan cukai namun para pelaku juga memalsukan merek rokok.

"Ini yang terbesar dan rutenya melalui wilayah Timur Indonesia dan kedua yang menarik adalah memalsukan merek jadi reputasi mereknya jadi terganggu," ungkap dia.

Pemalsuan pita cukai ini, kata dia, juga dilakukan sangat rapi bahkan dalam pemeriksaan dengan sinar UV ditemukan serat yang hampir sama dengan yang asli.

"Kemudian ditindaklanjuti dengan pemeriksaan laboratorium dan dipastikan palsu," tandasnya.

Pita cukai ini sudah tercetak bersama dengan kemasannya dan dibawa ke wilayah RI - Timor Leste. Terinformasi barang ilegal ini datang dari China ke Timor Leste kemudian akan diedarkan ke wilayah NTT.

Laporan : Wulan

Editor : Lisa

Wartawan MEDIA INDONESIA ASIA setiap bertugas selalu dilengkapi dengan KTA dan SURAT TUGAS, Jika ada yang mengaku Wartawan MEDIA INDONESIA ASIA tanpa di lengkapi dengan KTA Pers dan SURAT TUGAS segera Laporkan  Ke Pihak Berwajib atau langsung hubungi Redaksi Klik di sini

----------------------------------------------------------------------------------------------------

TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update
close
" " PT. MEDIA PERS INDONESIA " "