Notification

×

PSE

Iklan 1

Berita hari ini, Informasi Untuk Masa Depan

PDAM

Iklan

Translate

PSE

Iklan tiga gambar

Ucapan Kaltara

Iklan1

.........

Translate

Antisipasi Gempa Susulan M 6,7 di Sulteng, RSUD Undata Palu Evakuasi Pasien ke Tenda

Senin, 29 Juni 2026 | 10:35:00 PM WIB Last Updated 2026-06-29T14:35:28Z

MEDIAINDONESIA.ASIA, SULSEL - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Undata Palu memindahkan sementara sejumlah pasien ke area halaman rumah sakit. Kondisi tersebut sebagai langkah antisipasi terhadap kemungkinan gempa susulan setelah gempa bumi tektonik berkekuatan magnitudo 6,7 mengguncang Sulawesi Tengah, Selasa.

Wakil Direktur Pelayanan RSUD Undata dr. Franklin Sinanu mengatakan, langkah tersebut dilakukan untuk menjamin keselamatan pasien, keluarga pasien, serta petugas medis karena aktivitas gempa susulan yang dinilai cukup intens.

"Siang tadi kami sempat mulai memindahkan pasien kembali masuk ke ruang, tetapi sore ini sudah dua kali gempa susulan jadi kami melakukan tindakan antisipasi. Kebetulan tenda-tenda juga sudah jadi sehingga memudahkan pasien yang menurut kami di ruangan agak sulit bila nanti terjadi gempa," ujarnya dikutip dari Antara, Rabu (17/9/2026).

Pasien yang saat ini menjalani perawatan sementara di luar gedung sebanyak 44 orang. Meski berada di luar gedung, pelayanan kesehatan di RSUD Undata tetap berjalan normal dengan pengawasan ketat dari tenaga medis dan manajemen rumah sakit. Seluruh pasien yang dievakuasi dilaporkan berada dalam kondisi aman.

 


Gedung Aman Digunakan Pasca gempa

Pihak rumah sakit sebelumnya telah melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap kondisi bangunan rumah sakit sekitar dua jam setelah gempa bersama tim pemeliharaan sarana dan prasarana untuk memastikan kelayakan gedung sebelum kembali digunakan merawat pasien. Hasil pemeriksaan menunjukkan gedung utama RSUD Undata yang terdiri atas empat lantai masih dinyatakan layak digunakan.

Kerusakan yang ditemukan hanya bersifat ringan dan terjadi pada dua ruangan sehingga puluhan pasien sempat dikembalikan ke ruang perawatan masing-masing.

Namun, karena gempa susulan masih terus terjadi hingga Selasa sore dan malam, manajemen rumah sakit memutuskan untuk kembali mengevakuasi pasien ke area yang lebih terbuka.

Keputusan tersebut sekaligus mitigasi risiko mengingat sebagian pasien dirawat di lantai atas gedung yang akan sulit dievakuasi secara cepat apabila terjadi gempa dengan kekuatan lebih besar.

"Contohnya gedung di belakang kita ini ada gedung empat lantai. Pasien di lantai empat dan lantai tiga akan kesulitan bila terjadi gempa yang kuat atau lebih kuat lagi. Jadi kami mengambil antisipasi, kita rawat dulu di tenda kemudian di lobi belakang yang kita lihat ini dan ini hanya sementara sampai dinyatakan aman," katanya.

 Laporan : Dirta

Editor : Riska

Wartawan MEDIA INDONESIA ASIA setiap bertugas selalu dilengkapi dengan KTA dan SURAT TUGAS, Jika ada yang mengaku Wartawan MEDIA INDONESIA ASIA tanpa di lengkapi dengan KTA Pers dan SURAT TUGAS segera Laporkan  Ke Pihak Berwajib atau langsung hubungi Redaksi Klik di sini


----------------------------------------------------------------------------------------------------

TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update
close
" " PT. MEDIA PERS INDONESIA " "