Notification

×

PSE

Iklan 1

Berita hari ini, Informasi Untuk Masa Depan

PDAM

Iklan

Translate

PSE

Iklan tiga gambar

Ucapan Kaltara

Iklan1

.........

Translate

Sekda Jatim Sesalkan Perusakan Gedung Grahadi Saat Demo di Surabaya

Sabtu, 27 Juni 2026 | 6:48:00 PM WIB Last Updated 2026-06-27T10:48:51Z

MEDIAINDONESIA.ASIA, SURABAYA - Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur, Adhy Karyono, menyesalkan perusakan Gedung Negara Grahadi yang terjadi saat aksi demonstrasi #IndonesiaSekarat di Surabaya, Jumat malam.

"Ini sangat disayangkan. Kami sedang berproses menyelesaikan perbaikan Grahadi yang setahun lalu juga sempat terbakar, tetapi sekarang kejadian seperti ini terulang lagi," kata Adhy Karyono.

Adhy menilai aparat keamanan sudah berusaha mengontrol situasi di lokasi agar kericuhan tidak semakin meluas. Ia juga menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Jawa Timur tetap berkomitmen untuk memperbaiki dan memulihkan bangunan bersejarah itu agar kembali berfungsi dengan baik.

Menurut Adhy, kerusakan Gedung Negara Grahadi merugikan warga Jawa Timur karena gedung tersebut merupakan simbol resmi pemerintahan provinsi.

"Kalau ada kerusakan di bangunan negara seperti ini, tentu menjadi kerugian bagi warga semua. Ini simbol Pemerintah Provinsi Jawa Timur," ujarnya.



Demo Ricuh

Sebelumnya, demonstrasi di depan Gedung Negara Grahadi berubah ricuh pada Jumat malam. Massa yang didominasi peserta berpakaian hitam melempar botol, batu, dan sejumlah benda ke arah petugas.

Selain itu, sebagian massa merusak pagar Gedung Negara Grahadi yang sedang direnovasi setelah mengalami kebakaran pada tahun lalu.

Aksi yang semula diisi penyampaian aspirasi memanas setelah massa membakar tumpukan sampah di Jalan Gubernur Suryo sehingga pengamanan di sekitar lokasi ditingkatkan.

Kepolisian Resor Kota Besar Surabaya kemudian membubarkan massa setelah sebagian peserta aksi diduga melakukan perusakan pagar dan pelemparan yang dinilai membahayakan keselamatan masyarakat maupun peserta aksi.

Laporan : Int

Editor : Riska

Wartawan MEDIA INDONESIA ASIA setiap bertugas selalu dilengkapi dengan KTA dan SURAT TUGAS, Jika ada yang mengaku Wartawan MEDIA INDONESIA ASIA tanpa di lengkapi dengan KTA Pers dan SURAT TUGAS segera Laporkan  Ke Pihak Berwajib atau langsung hubungi Redaksi Klik di sini

----------------------------------------------------------------------------------------------------

TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update
close
" " PT. MEDIA PERS INDONESIA " "